Kasus DBD Meningkat di Karimun: 1 Anak Meninggal, Fogging Terkendala Anggaran

Kasus DBD Meningkat di Karimun: 1 Anak Meninggal, Fogging Terkendala Anggaran

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sangat memprihatinkan.

Nurjali

Batamnews, Karimun - Perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu pemicu munculnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karimun. Bahkan, penyakit ini telah merenggut nyawa seorang anak berusia 9 tahun saat menjalani perawatan di RSUD Karimun.  

Dinas Kesehatan setempat mengaku hanya mampu memberikan imbauan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka menyatakan tidak memiliki kemampuan untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan melalui fogging atau pengasapan.  

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sangat memprihatinkan, tidak hanya dialami Dinas Kesehatan tetapi juga oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. 

Baca juga: Anak 10 Tahun di Karimun Meninggal Akibat DBD

Bahkan, rencana Dinas Kesehatan untuk meminjam dana guna membeli bahan fogging pun tidak terealisasi. 

"Kalau berbicara anggaran saat ini, semua sektor memang sangat menyedihkan. Alasan Tunda Bayar (TB) yang sempat terjadi mungkin menjadi pertimbangan mereka," ujar Rocky.  

Meski demikian, pihaknya telah memerintahkan fogging di sejumlah titik rawan penyebaran DBD. "Kami sudah mengarahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging sejak kemarin sore. Ada delapan titik kawasan yang akan difogging karena terindikasi kasus," jelasnya.  

Namun, petugas di lapangan menghadapi kendala teknis, termasuk penolakan dari sebagian masyarakat. 

"Intinya, mereka sudah diarahkan untuk turun melakukan fogging. Insya Allah dalam beberapa hari ini akan selesai," tambah Rocky.  

Baca juga: Tidak Ada SD Negeri di Dua Kelurahan, Anggota DPRD Karimun Minta Jadi Perhatian Kepala Daerah

Ia menekankan bahwa penanganan DBD memerlukan sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan masyarakat. 

"Insya Allah DBD masih bisa kita atasi. Apalagi jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka kasus saat ini masih lebih rendah," ucapnya.  

Sementara itu, cuaca di Kabupaten Karimun dalam beberapa waktu terakhir memang tidak bersahabat, turut berkontribusi pada peningkatan kasus DBD di wilayah tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :