Sempat Dilaporkan Hilang, Pria Paruh Baya di Lingga Ditemukan Selamat Setelah Bermalam di Hutan
Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal bersama personel TNI dan Polsek Daik dan Asbon (66). (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews - Warga Dusun Sasah, Desa Sekanah, Kecamatan Lingga Utara, sempat digemparkan oleh kabar hilangnya seorang warga bernama Asbon (66), seorang buruh harian lepas yang dilaporkan tidak kembali ke rumah usai masuk ke hutan pada Selasa, 22 April 2025 pagi.
Menurut keterangan Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, korban pamit kepada anaknya sekitar pukul 08.15 WIB untuk merintis jalan dan mencari kayu di kawasan hutan Dusun Sasah. Saat itu, Asbon hanya membawa sebilah parang tanpa bekal makanan maupun alat komunikasi. Hingga pukul 20.00 WIB, korban belum juga kembali, membuat pihak keluarga mulai panik dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.
Proses pencarian pun segera dilakukan oleh gabungan unsur dari TRC BPBD Lingga, TNI AD dan AL, Polsek Daik Lingga, serta dibantu oleh RW, RT, dan warga Desa Sekanah. Pencarian berlangsung hingga dini hari sekitar pukul 02.00 WIB namun belum membuahkan hasil.
Namun, kabar melegakan datang pada Rabu pagi, 23 April 2025, sekitar pukul 06.00 WIB. Asbon akhirnya kembali ke rumahnya dalam keadaan selamat. Dalam keterangannya kepada keluarga dan petugas, ia mengaku tersesat saat menyusuri hutan. Karena hari mulai gelap dan sulit menemukan jalan keluar, Asbon memutuskan bermalam di hutan.
"Beliau tidak makan dan minum selama seharian, tapi kondisinya saat ini dalam keadaan sehat," ungkap Oktanius. Dengan kepulangan Asbon, proses pencarian yang sedianya dilanjutkan pagi hari resmi dibatalkan.
Kepala BPBD Lingga mengimbau masyarakat, terutama yang bekerja di wilayah rawan seperti hutan, agar selalu mengutamakan keselamatan. "Harapan kita kepada masyarakat yang bekerja di daerah-daerah berisiko, selalu lah melakukan komunikasi dengan keluarga, membawa alat komunikasi, dan saling mengingatkan, agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan," tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan komunikasi dalam aktivitas di alam bebas, terutama bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di wilayah hutan.

Komentar Via Facebook :