Alamak! Polisi Bongkar Sindikat Jual Beli Janin Bayi untuk Tumbal Pesugihan

Alamak! Polisi Bongkar Sindikat Jual Beli Janin Bayi untuk Tumbal Pesugihan

Kasubdit IV Renakta, AKBP Ferdyan (kanan) didampingi Kabid Humas, AKBP Sulistyaningsih saat ekspos kasus penjualan janin. (foto: ist/jejamo)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Lampung - Petugas Polda Lampung berhasil mengungkap sindikat jual beli janin bayi untuk dijadikan tumbal pesugihan. Polisi telah menangkap tujuh tersangka di wilayah Pandeglang, Banten Senin (14/3/2016).

Ketujuh tersangka yaitu, Armedi (27) warga Lampung Selatan, Saleh (42) warga Demak, Teguh Hartoyo (51) warga Grobogan, Sri Umu Nurul (59) warga Grobogan, M. Sumantri (45) warga Jawa Barat, Harno Margonono (57) warga Grobogan dan Jajang Sudarajat (50) warga Banten.

Dari tangan para tersangka, petugas menyita berbagai jenis barang bukti yakni, dua unit mobil, tiga buah senjata tajam jenis keris, sejumlah peralatan ritual seperti telur dan bunga, 13 unit handphone, uang receh serta uang tunai Rp 5 juta yang berada di dalam dompet warna hitam.

Kasubdit IV Renakta Polda Lampung AKBP Ferdyan mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan orangtua korban yang mengadu kepada Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin saat berkantor di luar, bahwa anaknya berinisial RR (15), seorang siswi SMK Negeri di Bandar Lampung hilang tanpa jejak.

“Atas pengaduan itu, Kapolda memerintahkan kami untuk mencarinya. Kemudian, tim gabungan anggota Polda Lampung dari Subdit IV Renakta dan Subdit III Jatanras, dibantu Tekab 308 Polda melakukan penyelidikan,” ujarnya ekspose di Mapolda Lampung, Selasa (22/3/2016).

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya diketahui keberadaan korban. Polisi lalu menggerebek sebuah rumah di wilayah Pandeglang, Banten. Dari Penggerebekan tersebut petugas mendapati ada dua orang korban salah satunya korban yang berasal dari Lampung sedangkan satunya korban dari Pandeglang Banten.

“Tapi hanya membawa korban dari Lampung saja berikut dengan para tersangka yang kami bawa ke Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dan untuk satu korban lagi kami serahkan ke Polda Banten, kedua korban kondisinya sedang hamil yang hendak dijadikan tumbal,” tambahnya.

(ind/bbs)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :