Lonjakan Arus Mudik Idul Fitri: 18.842 Pemudik Tinggalkan Batam Lewat Pelabuhan Sekupang dalam Empat Hari
Suasana Arus Mudik di Pelabuhan Domestik, Sekupang, Kota Batam, Jumat (28/03/2025). (Foto: istimewa).
Batam, Batamnews - Arus mudik Idul Fitri terus mengalami lonjakan signifikan di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Kepulauan Riau. Dalam periode 24-27 Maret 2025, tercatat sebanyak 18.842 orang meninggalkan Batam menuju berbagai daerah tujuan.
Pantauan di terminal ferry domestik pada Jumat, 28 Maret 2025 pagi, menunjukkan bahwa destinasi favorit pemudik meliputi Kabupaten Karimun, Selat Panjang (Kepulauan Riau), serta Buton, Bengkalis, dan Dumai (Provinsi Riau).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penumpang sudah diprediksi sebelumnya, namun sejauh ini masih dapat terakomodir dengan baik.
"Pada H-3 ini masih setara dengan jumlah armada yang tersedia. Memang terjadi peningkatan, tetapi semua penumpang tetap terlayani dengan baik," ujar Amsakar, Jumat, 28 Maret 2025.
Menurut Amsakar, lonjakan penumpang diperkirakan akan terus terjadi hingga Sabtu, 29 Maret 2025, dengan tambahan lebih dari 2.000 penumpang per hari. Meski begitu, ia memastikan bahwa jumlah kapal yang tersedia masih mampu mengakomodasi lonjakan tersebut.
"Ada penambahan kapal, sehingga jumlah kapal dan penumpang masih seimbang. Yang kami khawatirkan adalah jika jumlah penumpang meningkat tetapi kapal tidak tersedia. Namun sejauh ini, semuanya masih terkendali," tambahnya.
Selain arus keluar Batam, arus masuk ke kota ini juga cukup tinggi. Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, menyebutkan bahwa dalam periode mudik ini, 6.212 orang tercatat tiba di Batam melalui Pelabuhan Domestik Sekupang.
Dendi juga menyampaikan bahwa terminal Sekupang telah melayani 149 trip ferry menuju berbagai tujuan utama pemudik. "Untuk pemudik keluar Batam, tercatat ada 149 trip keberangkatan," jelasnya.
Dengan meningkatnya arus mudik, suasana di Pelabuhan Domestik Sekupang tampak ramai oleh antrean penumpang yang membawa barang-barang bawaan mereka. Namun, dengan koordinasi yang baik antara pihak pelabuhan, operator kapal, dan petugas keamanan, proses keberangkatan tetap berjalan tertib dan lancar.
Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu, terutama bagi warga yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Dengan kesiapan armada dan pengelolaan yang baik, diharapkan seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan aman dan nyaman.
Komentar Via Facebook :