BI Kepri Siapkan Rp2,3 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Penukaran Uang Tunai Jelang Idul Fitri 1446 H
Bank Indonesia Perwakilan Kepri Gelar Kegiatan Penukaran Uang Tunai di Batam. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, kebutuhan uang tunai di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diprediksi meningkat hingga Rp2,3 triliun. Angka ini naik 9,5% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,1 triliun.
Kenaikan ini dipengaruhi oleh tren historis penarikan perbankan, asumsi makroekonomi, serta meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama saat mudik Lebaran.
Untuk memastikan kelancaran distribusi uang tunai, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri menyediakan berbagai layanan penukaran uang bagi masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, menjelaskan bahwa layanan penukaran uang akan dilakukan melalui Kas Keliling di tempat ibadah dan pusat keramaian, serta melalui Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan.
Baca juga: Harga Santan Melonjak, Komisi II DPRD Batam Sidak Pasar Mitra Raya
"Layanan penukaran bersama ini akan dilaksanakan pada 18 dan 19 Maret 2025 di One Batam Mall serta melalui 147 loket perbankan yang tersebar di seluruh wilayah Kepri," ujar Rony pada Rabu, 5 Maret 2025.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan mengurangi antrean, BI Kepri menerapkan sistem pemesanan melalui aplikasi berbasis web, PINTAR (https://pintar.bi.go.id). Berikut jadwal pemesanan dan penukaran uang:
- Periode I: 3 Maret 2025, Pukul 12.00 WIB, Masa penukaran: 4-9 Maret 2025.
- Periode II: 9 Maret 2025, Pukul 09.00 WIB, Masa penukaran: 10-16 Maret 2025.
- Periode III: 16 Maret 2025, Pukul 09.00 WIB, Masa penukaran: 17-23 Maret 2025.
- Periode IV: 23 Maret 2025, Pukul 09.00 WIB, Masa penukaran: 24-27 Maret 2025.
Sebagai bagian dari persiapan menyambut Lebaran, BI Kepri resmi meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025. Acara Kick-Off digelar pada 4 Maret 2025 di Kantor Perwakilan BI Kepri.
Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan rombongan armada layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan, serta dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kepri, dan pimpinan perbankan di wilayah tersebut.
Baca juga: Menteri Ketenagakerjaan Segera Terbitkan Aturan THR bagi Pegawai Swasta dan Ojek Online
Rony juga mengimbau masyarakat agar menukarkan uang di tempat resmi seperti bank, Kas Keliling BI, atau layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan guna menghindari risiko peredaran uang palsu serta pengenaan biaya tambahan.
"Mari kita semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Pastikan keasliannya dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan rawatlah uang Rupiah dengan 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, atau dibasahi)," imbaunya.
Dengan berbagai layanan yang disediakan, masyarakat Kepri diharapkan bisa menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan nyaman, tanpa khawatir kesulitan mendapatkan uang pecahan baru.

Komentar Via Facebook :