Masjid Raya Baitul Ma’mur, Destinasi Favorit Ngabuburit dan Ibadah di Bulan Ramadan
Masjid Raya Baitul Ma’mur.
Bintan, Batamnews – Bulan Ramadan selalu menjadi momen spesial bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan kegiatan positif.
Salah satu destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat menjelang berbuka puasa, adalah Masjid Raya Baitul Ma’mur di Tanjung Uban, Bintan.
Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga spot favorit ngabuburit bagi warga sekitar dan luar kota.
Masjid Raya Baitul Ma’mur menawarkan berbagai fasilitas yang ramah keluarga. Selain area ibadah yang luas, masjid ini dilengkapi dengan taman indah seluas 4.000 m², area bermain anak, dan tempat parkir yang mampu menampung 750 motor dan 150 mobil.
Bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana santai sambil menunggu waktu berbuka, lokasi ini juga dikelilingi oleh pedagang takjil yang menyediakan berbagai hidangan khas Ramadan.
Baca juga: Jadwal Berbuka Puasa dan Sholat di Kota Batam Minggu, 02 Maret 2025
“Kami sering ke sini, bahkan sebelum bulan puasa. Selain beribadah, anak-anak juga bisa bermain dengan teman sebaya mereka,” ujar Wirda, salah satu warga Tanjungpinang yang sedang mengisi liburan di Tanjung Uban.
Wirda dan keluarganya memilih untuk pulang setelah salat Ashar dan menyiapkan buka puasa di rumah, meskipun masjid ini menyelenggarakan program buka bersama setiap hari.
Masjid Raya Baitul Ma’mur dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektar, hasil wakaf dari almarhum H. Raja Daud. Masjid dua lantai ini mengadopsi gaya arsitektur kontemporer dengan sentuhan tradisional, dilengkapi lima kubah yang melambangkan lima rukun Islam.
Ruang shalat utama mampu menampung 2.000 jemaah, sementara area serambi dan halaman dapat menampung hingga 6.000 jemaah sekaligus.
Interior masjid juga tidak kalah memesona. Ruang shalat dihiasi dengan ornamen ukiran kayu jati, kaligrafi Asmaul Husna, dan lampu-lampu estetik yang menambah kesan megah.
Masjid ini juga dilengkapi dengan 100 keran air wudhu, 12 kamar kecil, ruang kantor, penyejuk ruangan, serta sarana untuk pernikahan dan pendidikan.
Sejarah
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Baitul Ma’mur dilakukan pada tahun 2007 oleh Bupati Bintan, Ansar Ahmad.
Masjid ini pertama kali digunakan untuk salat Jumat berjamaah pada 27 Juli 2012, bertepatan dengan safari Gubernur Kepulauan Riau di Kecamatan Bintan Utara. Kemudian, masjid ini diresmikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada 31 Mei 2015.
Pada perayaan Idul Fitri 1433 H, masjid ini telah digunakan untuk salat Id yang diikuti oleh sekitar 6.000 jemaah. Kini, Masjid Raya Baitul Ma’mur tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Selama bulan suci Ramadan, Masjid Raya Baitul Ma’mur semakin ramai dikunjungi. Selain program buka bersama setiap hari, masjid ini juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan, seperti tadarus Al-Qur’an, ceramah, dan kajian Islam.
Baca juga: Panduan Lengkap Salat Tarawih: Niat, Tata Cara, dan Manfaatnya bagi Umat Muslim
Suasana Ramadan di masjid ini semakin terasa dengan kehadiran taman yang asri dan ornamen lantai berwarna-warni yang menambah keindahan arsitekturnya.
Bagi masyarakat Bintan dan sekitarnya, Masjid Raya Baitul Ma’mur tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang berkumpulnya keluarga dan komunitas.
Dengan fasilitas lengkap dan suasana yang nyaman, masjid ini layak menjadi destinasi wisata religi favorit, terutama di bulan Ramadan.
Komentar Via Facebook :