Perkelahian di A2 Foodcourt: Kepala Dinas Pariwisata Batam Ancam Beri Sanksi ke Pengelola
Kepala Dinas Pariwisata Batam, Ardiwinata, menyatakan akan memberikan sanksi kepada pengelola foodcourt.
Batam, Batamnews – Sebuah perkelahian terjadi di A2 Foodcourt pada Jumat malam, 28 Februari 2025, bertepatan dengan malam pertama salat Tarawih menjelang bulan Ramadan. Kejadian ini memicu respons dari pemerintah setempat.
Kepala Dinas Pariwisata Batam, Ardiwinata, menyatakan akan memberikan sanksi kepada pengelola foodcourt terkait insiden tersebut.
Ardiwinata menjelaskan bahwa jam operasional tempat hiburan malam, termasuk foodcourt, telah diatur melalui Surat Keputusan (SK) Walikota yang ditandatangani oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Baca juga: Diskominfo Batam Tanggapi Temuan Anggaran Fantastis Bapenda di SIRUP untuk Meeting Room
Namun, ia menegaskan bahwa jika terdapat unsur kriminal dalam kejadian tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
"Terkait kejadian di foodcourt tersebut, jam tutupnya sudah diatur oleh SK Walikota. Namun, jika ada unsur kriminal atau pelanggaran lain, sudah ada prosedurnya. Kami pasti akan memberikan sanksi kepada pihak foodcourt," ujar Ardiwinata pada Rabu, 5 Maret 2025.
Lebih lanjut, Ardiwinata menyatakan bahwa sanksi yang akan diberikan masih dalam proses penanganan tim.
"Nanti secara detail, karena ini ditangani secara tim, penanganannya akan disampaikan lebih lanjut," tambahnya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Ompusunggu, yang ditemui di kantor DPRD Kota Batam, menyatakan bahwa kepolisian sedang memproses kasus tersebut.
Baca juga: Duh, Bapenda Kota Batam Hamburkan Anggaran untuk Hotel dan Reklame, Nilai hingga Ratusan Juta
"Saat ini ada dua orang yang sedang diperiksa dan dalam proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Penyebab perkelahian masih dalam penyelidikan," ungkapnya.
Ompusunggu juga mengimbau masyarakat untuk menghadapi situasi seperti ini dengan pikiran tenang dan hati yang sabar.
Insiden ini menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun kepolisian, untuk memastikan keamanan dan ketertiban di tempat umum, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Komentar Via Facebook :