Misteri Mayat di Perairan Pulau Mudu Karimun, Polisi Masih Selidiki Identitas Korban
Ilustrasi
Karimun, Batamnews – Polisi hingga kini belum menemukan petunjuk terkait identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di perairan Pulau Mudu, Meral Barat, Kabupaten Karimun.
Mayat tersebut ditemukan pada Senin, 3 Maret 2025, dalam kondisi sudah membusuk, dengan sebagian tubuhnya telah menjadi tengkorak. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian warepack berwarna oranye, yang umumnya digunakan oleh pekerja industri.
Kasat Polair Polres Karimun, AKP Sarianto, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih menunggu laporan dari keluarga korban yang mengenali jenazah tersebut.
"Kami masih menunggu karena belum ada yang melapor ke kami atau mengaku keluarga dari mayat yang ditemukan tersebut," ujar AKP Sarianto.
Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Hutan Bakau Pulau Mudu
Pihak kepolisian juga masih mendalami dugaan bahwa mayat tersebut merupakan Warga Negara Asing (WNA).
"Memang ada informasinya begitu (WNA). Karna ciri-cirinya mayat yang ditemukan itu masih mengenakan warepack yang identik dengan karyawan perusahaan," katanya.
Meski demikian, polisi telah melakukan penelusuran ke berbagai perusahaan, namun hingga kini belum ada laporan mengenai karyawan yang hilang.
"Kami sudah mencari informasi atau koordinasi ke perusahaan-perusahaan, dan sampai hari ini belum ada," ucapnya.
Untuk menentukan langkah selanjutnya, kepolisian akan melakukan koordinasi dengan pimpinan serta instansi terkait guna membahas proses identifikasi lebih lanjut.
Baca juga: Terbawa Arus ke Perairan Malaysia, Nelayan Karimun Ditahan APMM
"Mungkin besok atau lusa kita akan rapat dulu untuk memutuskan langkah selanjutnya," kata Kasat Polair Polres Karimun.
Sebelumnya, mayat Mr. X ditemukan di kawasan hutan bakau perairan Pulau Mudu, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, sekitar pukul 08.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari satu minggu, mengingat kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan parah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan informasi guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kasus ini diimbau untuk segera melapor ke pihak kepolisian.

Komentar Via Facebook :