Puluhan Rumah di Cluster Elite Batam Rusak Parah, Warga Protes: 'Salam Rumah Gabus!'

Puluhan Rumah di Cluster Elite Batam Rusak Parah, Warga Protes:

Warga perumahan elit di Batu Aji, bentangkan spanduk aksi protes terhadap perumahan yang mereka beli diduga tidak sesuai spesifikasi. (Foto. Istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews - Sebuah perumahan cluster elite di Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, menjadi sorotan setelah puluhan rumah yang tergolong baru mengalami kerusakan parah. 

Dinding retak, plafon bocor, dan dugaan penggunaan material beton yang dilapisi gabus menjadi keluhan utama para penghuni. Kondisi ini memicu aksi protes warga yang merasa tertipu.

Warga pun memasang spanduk peringatan agar calon pembeli berpikir ulang sebelum membeli rumah di lokasi tersebut. 

"Jangan Beli Rumah Disini! Bangunan Tidak Sesuai Spesifikasi, Cukup Kami Yang Jadi Korban, Anda Jangan. Salam Rumah Gabus," tulis salah satu spanduk yang dipasang.

Baca juga: 200 Pekerja Galangan Kapal di Batam Ditinggal Sub Kontraktor, Kerja Tanpa Kontrak Upah Belum Dibayar

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan penyesalannya setelah membeli rumah di cluster tersebut. 

Menurutnya, rumah yang baru dihuni beberapa bulan itu sudah mengalami kerusakan parah, seperti dinding keropos, retak, plafon bocor, dan cat yang mulai pudar.

"Nyesal beli rumah disini. Hampir 40 unit rumah rata-rata dindingnya retak dan rembes semua, karena diduga materialnya terbuat dari gabus. Kami disini penghuninya tergolong baru, baru hitungan bulan," ujarnya kepada batamnews.co.id, Jumat, 21 Februari 2025.

Ia juga mengeluhkan adanya rumah yang belum dihuni namun sudah rusak dan tidak layak huni. "Padahal rumahnya baru, tapi dengan kondisi seperti ini, serasa beli rumah seken," keluhnya.

Banyak warga yang terlanjur mengambil rumah dengan sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sehingga sulit untuk membatalkan pembelian meski kecewa dengan kualitas bangunan. 

Baca juga: Pasangan Suami Istri di Singapura Dipenjara Tiga Minggu karena Live TikTok Sambil Goyang Erotis

"Nyesal banget saya beli rumah disini, tapi ya mau gimana lagi, sudah KPR tidak bisa di-cancel. Intinya kami merasa tertipu beli rumah di cluster ini," pungkasnya.

Kejadian ini memicu perhatian luas di media sosial, dengan banyak netizen menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualitas konstruksi perumahan, terutama di kawasan elite. 

Warga berharap pihak pengembang segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kerusakan dan memberikan solusi atas keluhan mereka.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :