Focus Inter Media Gelar Pelatihan Pemberdayaan TKI di Melaka, Malaysia
Focus Inter Media Gelar Pelatihan Public Speaking dan Kepemimpinan Bagi TKI di Malaysia. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews - Focus Inter Media menyelenggarakan pelatihan pemberdayaan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Melaka, Malaysia, pada Rabu, 29 Januari 2025.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking, personal branding, dan kepemimpinan, guna mempersiapkan para TKI menghadapi tantangan dalam kehidupan dan karier mereka.
Diikuti oleh lebih dari 150 peserta, pelatihan berlangsung penuh semangat. Para peserta mendapatkan wawasan dan praktik langsung tentang cara berbicara di depan umum, mengatasi rasa gugup, serta menyampaikan pesan dengan jelas dan persuasif.
Selain itu, mereka juga diajarkan cara membangun personal branding yang kuat dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang efektif.
Baca juga: Damkar Pemko Batam Siap Berlaga di National Fire Fighter Skill Competition 2025 di Bontang
Karina Rasmita Sembiring, Founder Focus Inter Media sekaligus Instruktur BNSP, menekankan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah memberdayakan TKI dengan keterampilan yang bermanfaat tidak hanya di dunia kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin membantu para TKI menjadi pemimpin dalam kehidupan mereka sendiri. Dengan keterampilan public speaking, personal branding yang kuat, serta kepemimpinan yang efektif, mereka bisa mencapai tujuan, yaitu ‘Be a Master in Your Own Life’,” ujar Karina dalam wawancara dengan Batamnews.co.id, Senin, 3 Februari 2025.
Selain teori, peserta juga diberi kesempatan untuk berlatih berbicara di depan umum secara langsung. Hal ini bertujuan untuk mengasah keberanian dan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi dengan audiens.
Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya kepemimpinan, dengan membimbing peserta memahami cara memotivasi diri sendiri dan tim, serta mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi.
Karina menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga berdampak signifikan pada kepercayaan diri dan mental peserta.
Dengan membangun pola pikir yang kuat, mereka tidak hanya lebih percaya diri dalam bekerja, tetapi juga memiliki visi untuk masa depan yang lebih baik.
“Kami ingin memberikan kesadaran kepada para TKI bahwa mereka adalah individu yang sangat berharga. Mereka memiliki potensi luar biasa untuk sukses, baik sebagai pekerja profesional maupun sebagai wirausaha di masa depan,” jelasnya.
Karina berharap pelatihan semacam ini dapat menjadi agenda tahunan bagi TKI di Malaysia, sehingga mereka terus mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas hidup.
“Kami ingin pemerintah lebih peduli terhadap para TKI, dengan memberikan fasilitas dan peluang baru agar mereka bisa menjadi individu yang lebih berdaya saing, baik di luar negeri maupun di tanah air,” tuturnya.
Baca juga: Wisatawan Asal Singapura Dominasi Kunjungan ke Batam
Salah satu peserta mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa mengikuti pelatihan ini.
“Saya sangat beruntung bisa mengikuti pelatihan ini. Sekarang saya lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum dan siap menjadi pemimpin dalam kehidupan saya,” ujarnya.
Para peserta lainnya juga merasakan manfaat yang luar biasa. Mereka kini lebih berani mengekspresikan diri, menghadapi tantangan dengan optimisme, serta memiliki cita-cita yang lebih besar untuk masa depan.
Pelatihan ini membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, para TKI dapat berkembang, menjadi lebih percaya diri, dan bahkan bertransformasi menjadi pemimpin dalam kehidupan mereka sendiri.
Keberhasilan mereka tidak hanya menginspirasi sesama TKI, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara.
Komentar Via Facebook :