Disdik Batam Siapkan Diri Sambut Pelaksanaan TKA, Pengganti Ujian Nasional
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Setelah beberapa tahun sempat dihapus, Ujian Nasional (UN) dipastikan kembali diberlakukan mulai tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, yang mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu surat keputusan resmi terkait pelaksanaannya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Kalau yang beredar untuk SMA tahun ini, tapi kita masih menunggu keputusan resminya,” ujar Tri Wahyu Rubianto, Selasa, 28 Januari 2025.
Terkait teknis pelaksanaan, Kadisdik Batam menegaskan bahwa mereka masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). “Kita menunggu juknis (petunjuk teknis) dari Kemendikdasmen,” tambahnya.
Baca juga: Modus Jalan-jalan ke Malaysia, 14 PMI Non-Prosedural Digagalkan BP3MI Kepri Keluar Negeri
Kebijakan kembalinya UN ini diumumkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti. Ujian Nasional yang sebelumnya dihapus pada era Mendikbud Ristek Nadiem Makarim kini akan hadir kembali dengan nama baru, yaitu Tes Kompetensi Akademik (TKA). Menurut Prof. Abdul Mu’ti, perubahan ini merupakan bagian dari reformasi kebijakan pendidikan di bawah kepemimpinannya.
Pelaksanaan TKA akan dilakukan secara bertahap. Untuk jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA), ujian dijadwalkan berlangsung pada November 2025. Sementara itu, tingkat SD dan SMP direncanakan mulai melaksanakan TKA pada tahun 2026.
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Prof. Toni Toharudin, menjelaskan bahwa tujuan utama TKA adalah untuk mengevaluasi kompetensi siswa secara menyeluruh dan berbasis standar nasional.
Namun, kebijakan ini memicu beragam tanggapan di masyarakat. Sebagian kalangan menyambut positif kembalinya UN sebagai alat evaluasi nasional, sedangkan lainnya mempertanyakan kesiapan sekolah dan siswa dalam menghadapi sistem baru ini.
Baca juga: Pelindo Tanjungpinang Belum Pastikan Pembatalan Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan Sri Bintan Pura
Pemerintah Kota Batam sendiri berkomitmen mendukung pelaksanaan kebijakan ini. Kadisdik Batam menyatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan segala kebutuhan teknis setelah mendapatkan keputusan resmi dari Kemendikdasmen.
“Kalau kita, kan, kewenangannya hanya SD dan SMP, tapi kami akan segera menyiapkan segala kebutuhan begitu keputusan resmi dan petunjuk teknis dari Kemendikdasmen diterima,” tegas Tri Wahyu Rubianto.
Dengan kembalinya UN dalam bentuk Tes Kompetensi Akademik, dunia pendidikan Indonesia menghadapi perubahan signifikan. Masyarakat kini menantikan dampak dari kebijakan ini terhadap kualitas pendidikan dan kompetensi siswa di masa mendatang.

Komentar Via Facebook :