Qoriah Muda Karimun, Mauludiyatun Hasanah, Raih Juara III MTQ Internasional di Qatar
Kebanggaan menyelimuti Kabupaten Karimun dengan kepulangan Mauludiyatun Hasanah, seorang qoriah muda berusia 12 tahun yang berhasil meraih juara III pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional 2025 di Qatar. (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun, Batamnews - Kebanggaan menyelimuti Kabupaten Karimun dengan kepulangan Mauludiyatun Hasanah, seorang qoriah muda berusia 12 tahun yang berhasil meraih juara III pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional 2025 di Qatar. Penyambutan meriah mengiringi kedatangannya pada Jumat, 24 Januari 2024, saat ia turun dari kapal yang membawanya pulang ke Bumi Berazam.
Dengan senyum sumringah, Mauludiyatun disambut oleh kerabat, keluarga, dan berbagai organisasi masyarakat, seperti Himpunan Pemerhati Barisan Muda (Hitam), Gerakan Cinta Masjid (GCM), dan Persatuan Mubaligh. Sambutan hangat tersebut dilengkapi dengan pengalungan bunga, buket bunga, alunan kompang, serta taburan beras kunyit sebagai bentuk penghormatan atas prestasi gemilangnya.
“Sangat senang sekali. Cita-cita saya dari kecil ingin jadi qoriah internasional,” ujar Mauludiyatun penuh haru.
Putri bungsu pasangan Ahmadi dan Jumiatun ini adalah siswi kelas I MTS Hidayatul Islamiyah Parit Benut, Kabupaten Karimun. Perjalanan Mauludiyatun menuju kompetisi bergengsi ini dimulai dari video pendek dirinya yang sedang mengaji, yang dikirimkan ke panitia MTQ Internasional enam bulan lalu. Tak disangka, video tersebut membawanya ke panggung dunia.
Baca juga: Layanan Besuk Imlek 2025 di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun: Jadwal dan Syarat Lengkap
Mauludiyatun berangkat dari Karimun menuju Batam, lalu ke Jakarta untuk bergabung dengan qori-qoriah lain dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jambi, Medan, Bogor, dan Ternate. Bersama rombongan, ia akhirnya terbang ke Qatar untuk bertanding melawan peserta dari berbagai negara, termasuk Mesir, Maroko, dan Afrika Selatan.
“Berangkat dari sini sendiri. Dari Jakarta baru sama rombongan,” jelas Mauludiyatun.
Persaingan di Qatar tidaklah mudah. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, Mauludiyatun berhasil masuk ke babak final dan keluar sebagai juara III.
“Gak nyangka. Lawan ada yang dari Mesir, Maroko, Afrika Selatan. Di final juara I dari Ternate Indonesia, juara II dari Afrika Selatan, juara III saya dari Indonesia, juara IV dari Mesir, dan juara V dari Maroko,” katanya dengan bangga.
Baca juga: Mengejutkan! Dirut RSUD Muhammad Sani Karimun Mengundurkan Diri Setelah 2 Tahun Menjabat
Ahmadi, ayah Mauludiyatun, mengungkapkan rasa bangga atas prestasi putrinya yang berhasil mengharumkan nama daerah dan Indonesia.
“Bangga, senang, bersyukur kepada Allah. Karena mereka yang bertanding itu yang terbaik dari masing-masing negaranya,” ujarnya.
Menurutnya keberangkatan Mauludiyatun ke MTQ Qatar sempat diberitahukan ke pemerintah daerah, baik secara langsung lisan ataupun melalui pesan ke Pemerintah Daerah. Kendati demikian, Ahmadi mengaku tidak merasa kecewa.
"Yang berjuang itu kan anak itu sendiri dan orang tua. Mungkin mereka sibuk," ucapnya.
Komentar Via Facebook :