Perjalanan Amsakar Achmad, dari Desa Sungai Buluh Lingga Menuju Kursi Wali Kota Batam

Perjalanan Amsakar Achmad, dari Desa Sungai Buluh Lingga Menuju Kursi Wali Kota Batam

Amsakar Achmad. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Tidak banyak yang menyangka seorang anak dari Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, akan menjadi salah satu figur paling berpengaruh di Batam. 

Amsakar Achmad, pria kelahiran 1 Agustus 1968, adalah simbol dari perjalanan seorang anak desa yang menyulam mimpi menjadi kenyataan.

Masyarakat Kota Batam tentu sudah tidak asing dengan sosok Amsakar Achmad. Ia sudah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam selama dua periode, yakni 2016-2021 dan 2021-2024. Pada Pilkada serentak tahun 2024, ia terpilih menjadi Wali Kota Batam periode 2024-2029. 

Amsakar Achmad yang menggandeng Calon Wali Kota Li Claudia Chandra meraih 278.132 suara berdasarkan pleno rekapitulasi KPU Batam.

Baca juga: Amsakar Harapkan Ex-Officio Tetap Dipimpin Walikota, Mengaku Sangat Siap Pimpin BP Batam

Anak dari pasangan Achmad bin Jubil dan Halimah binti Muhammad ini lahir dan besar di Kepulauan Riau. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 37 Sungai Buluh hingga tahun 1981, SMP Negeri 2 Dabo Singkep hingga tahun 1984, dan SMA Negeri Dabo Singkep hingga tahun 1987.  

Setelah lulus SMA, Amsakar melanjutkan studinya di Universitas Riau. Selama berkuliah, banyak prestasi yang ditorehkan oleh Amsakar Achmad. Ia mendapatkan penghargaan sebagai Mahasiswa Terbaik I Fisipol UNRI dan Mahasiswa Terbaik III UNRI tahun 1991. 

Pada tahun 1994, Amsakar berhasil menamatkan kuliah dan mendapat gelar Sarjana Sosiologi. Ia kemudian melanjutkan studi dan memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Airlangga pada tahun 2005. 

Sebelum terjun ke dunia birokrasi, Amsakar memulai karirnya sebagai dosen luar biasa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Riau. Pada tahun 1997, ia bergabung sebagai Pegawai Negeri Sipil di Markas Wilayah Pertahanan Sipil Pemerintah Kota Batam.

Baca juga: Amsakar Achmad Dikukuhkan Sebagai Anggota Kehormatan KKSS Kepri

Sejak saat itu, ia menduduki berbagai posisi penting di Pemerintah Kota Batam, termasuk sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam antara 2012 hingga 2015.

Dedikasi dan prestasi yang luar biasa membawanya ke posisi Wakil Wali Kota Batam mendampingi Muhammad Rudi pada periode 2016-2021. Dalam masa jabatannya, Amsakar berkontribusi terhadap berbagai pencapaian Pemerintah Kota Batam, terutama dalam hal infrastruktur dan pelayanan publik. 

Saat ini berdasarkan laporan yang disampaikan pada 18 Januari 2024 untuk periode 2023 ke LPHKPN, total harta kekayaan Amsakar tercatat sebesar Rp4.012.681.702, dengan sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp3.650.000.000. 

(CR-1)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :