Cuaca Ekstrem, Pelajar di Anambas Kembali Belajar Daring Seperti Masa Pandemi
Anak-anak sekolah di Anambas belajar daring hindari cuaca ekstrim saat sekolah.
Anambas, Batamnews - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas memberlakukan kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) secara sementara bagi pelajar dan tenaga pendidik yang harus menyeberang, sejak Senin, 13 Januari 2025.
Langkah ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Disdikpora Anambas, Tony Karnain, menjelaskan bahwa kebijakan ini ditujukan untuk menjaga keselamatan pelajar dan tenaga pendidik yang harus menyeberang dengan kondisi gelombang laut yang besar.
Baca juga: Dishub Lingga Imbau Penyedia Jasa Transportasi Laut hingga Nelayan Waspadai Cuaca Ekstrem
"Iya benar, saat ini kami menerapkan belajar dari rumah bagi pelajar dan pendidik yang terdampak, sifatnya sementara," ujar Tony.
Tony menambahkan, keputusan ini diambil setelah mendapat masukan dari sejumlah kepala sekolah yang mengkhawatirkan kondisi cuaca buruk yang disertai hujan deras dan angin kencang.
"Beberapa kepala sekolah menghubungi kami untuk meminta pertimbangan karena cuaca yang buruk. Kami memahami kekhawatiran tersebut," tambahnya.
Sekolah-sekolah yang menerapkan BDR adalah sekolah yang berada di wilayah yang harus menyeberang, seperti Dusun Sedak, Air Biru, Sunggal, dan Pulau Dara.
Tony menjelaskan bahwa selama BDR, pembelajaran tetap dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi komunikasi.
"Jika jaringan komunikasi memungkinkan, mereka menggunakan aplikasi seperti Zoom. Jika tidak, guru-guru memberikan tugas melalui WhatsApp," jelasnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran proses belajar-mengajar sambil menjaga keselamatan seluruh pelajar dan tenaga pendidik di Kepulauan Anambas.

Komentar Via Facebook :