Kronologi Bakamla RI dan KPLP Tanjung Uban Berkolaborasi Evakuasi ABK MT Silver Sincere di Karang Singa Bintan

Kronologi Bakamla RI dan KPLP Tanjung Uban Berkolaborasi Evakuasi ABK MT Silver Sincere di Karang Singa Bintan

Bakamla RI melaksanakan serah terima kru kapal MT Silver Sincere pasca kecelakaan laut di perairan Karang Singa, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews - Sebanyak delapan anak buah kapal (ABK) MT Silver Sincere berhasil dievakuasi setelah kapal berbendera Malaysia itu mengalami kebocoran di perairan Karang Singa. 

Serah terima para kru dilakukan oleh Bakamla RI kepada KPLP Tanjung Uban di atas kapal KN Tanjung Datu (TDU-30) yang bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Senin sore 13 Januari 2025.

MT Silver Sincere, yang membawa 1.113 kiloliter waste oil (blending oil), dilaporkan miring hingga 15 derajat akibat kebocoran di pipa overboard scupper di ruang mesin. 

Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh Vessel Traffic Service (VTS) Batam pada Minggu, 12 Januari 2025 pukul 15.15 WIB.

Baca juga: Penyelamatan Dramatis Awak MT Silver Sincere di Perairan Bintan: Kronologi Lengkap

Komandan KN Tanjung Datu-301 segera mengerahkan tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) bersama Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) menuju lokasi kapal yang berjarak 26 mil laut dari posisi awal. 

"Meski cuaca buruk dan gelombang tinggi, kami tetap berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin," ujar Lettu Bakamla Zaenal Abidin.

Tim VBSS berkoordinasi dengan kapal terdekat, MV Intan Daya 368, yang berhasil mengevakuasi delapan ABK MT Silver Sincere. Empat ABK dievakuasi ke KN Tanjung Datu, sementara empat lainnya dibawa ke KN Sarotama. Semua ABK mendapatkan pemeriksaan medis begitu tiba di kapal penyelamat.

Pada Senin, 13 Januari 2025 sore, Bakamla RI menyerahkan delapan kru MT Silver Sincere kepada pihak KPLP Tanjung Uban di Pelabuhan Batu Ampar. 

Mualim III KN Sarotama, Andre, menjelaskan, "Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya kerja sama lintas instansi, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem."

Andre menambahkan bahwa para ABK akan dibawa ke Pangkalan PLP Tanjung Uban untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Kami memastikan keselamatan mereka terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses investigasi terkait insiden ini," ujarnya.

Dengan tindakan cepat dan koordinasi yang baik antara Bakamla RI, KPLP, dan kapal-kapal sekitar, insiden ini berhasil ditangani tanpa korban jiwa. Insiden MT Silver Sincere menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan di jalur laut yang padat seperti perairan Karang Singa.

Sebelumnya, Bakamla RI/Indonesian Coast Guard kembali menunjukkan kesigapannya dalam operasi penyelamatan. 

Baca juga: Indonesia Segera Batasi Akses Media Sosial untuk Anak, Menkomdigi Ungkap Rencana Pemerintah

Kapal patroli KN Tanjung Datu-301 berhasil mengevakuasi nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK) MT Silver Sincere, kapal berbendera Malaysia yang mengalami kebocoran dan miring hingga 15 derajat di sekitar Karang Singa, Senin, 13 Januari 2025.

Menurut Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, Komandan KN Tanjung Datu-301, kebocoran terjadi akibat kerusakan pipa di ruang mesin. Kombinasi cuaca buruk dan gelombang tinggi memperparah situasi, menyebabkan kapal semakin miring hingga akhirnya tenggelam.

"Kejadian ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan tugas penyelamatan demi menjaga keamanan pelayaran di wilayah yurisdiksi Indonesia," tegas Rudi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :