Korban Hilang Kecelakaan Laut di Perbatasan Karimun Bertambah Jadi Tiga, Termasuk Balita

Korban Hilang Kecelakaan Laut di Perbatasan Karimun Bertambah Jadi Tiga, Termasuk Balita

Lanal TBK saat mengevakuasi salah satu korban yang berhasil di selamatkan dengan menggunakan kapal KRI Siwar-646.

Nurjali

Batamnews, Karimun - Jumlah korban hilang akibat kecelakaan laut di perairan perbatasan Kabupaten Karimun bertambah menjadi tiga orang.  

Menurut laporan awal, korban hilang dilaporkan sebanyak dua orang. Namun, setelah proses evakuasi, terungkap bahwa ada tiga korban yang belum ditemukan. 

Dari ketiga korban hilang tersebut, dua di antaranya adalah orang dewasa, sementara satu lagi adalah balita berusia 2,5 tahun.  

Kecelakaan laut ini melibatkan sebuah speed boat yang mengangkut sembilan orang. Dari jumlah tersebut, enam orang berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.  

Baca juga: Kapal Jenis Long Boat Tenggelam di Perairan Karimun, 6 Orang Selamat dan 2 Hilang

Identitas Korban Selamat, berdasarkan data yang diperoleh, berikut identitas para korban selamat diantaranya Islamil (41), asal Lombok Timur, Matrae (45), asal Jawa Timur, Iman (40), asal Lombok Barat, Nono (40), asal Jawa Timur, Limah (40), asal Lombok Tengah dan Nawiyah (37), asal Jawa Timur.  

Dua korban terakhir, yang merupakan perempuan, mengalami luka serius dan dirujuk ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.  

Para korban selamat awalnya ditemukan dan diselamatkan oleh kapal tanker MT. Navig 8 Guard. Mereka kemudian dievakuasi ke KRI Siwar-646.  

"KRI Siwar-646, unsur operasi Guspurla Koarmada I, segera merespons laporan kecelakaan laut dan berhasil mengevakuasi enam korban," kata Komandan KRI Siwar-646, Letkol Laut (P) Daris Hardian.  

Informasi tentang kecelakaan tersebut pertama kali diterima oleh KRI Siwar-646 melalui stasiun radio pantai Tanjungbalai Karimun. Lokasi kecelakaan terdeteksi di koordinat 01°06.830' U - 103°31.880' S, sekitar perairan barat Pulau Nipah.  

Setelah evakuasi, korban selamat dibawa ke dermaga Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun untuk menjalani pemeriksaan medis oleh tim dokter Balai Pengobatan Lanal TBK. Dari hasil pemeriksaan, dua orang harus dirujuk ke RSUD karena mengalami luka serius. 

Baca juga: Breaking News! Kapal Tenggelam di Perairan Karimun, Dua Kru Hilang

Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Anro Casanova, menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Basarnas untuk melanjutkan pencarian korban yang hilang.  

"Kami akan bekerja sama dengan Basarnas dan pihak terkait untuk mencari korban yang belum ditemukan," ujar Letkol Anro.  

Selain itu, Letkol Anro juga menegaskan komitmen pihaknya untuk menangani masalah pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural.  

"Dalam upaya ke depan, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani aktivitas pengiriman PMI non-prosedural," tegasnya.  

Speed boat bermesin 40 PK yang berangkat dari dermaga tikus di Malaysia menuju Batam mengalami kerusakan mesin, sehingga tenggelam di tengah laut.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :