Dukung Digitalisasi Desa, Diskominfo Lingga Monitoring Internet BAKTI
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lingga, Izjumadillah, bersama Kepala Bidang E-Government (Egov), Ady Setiawan, melakukan monitoring dan pengecekan instalasi akses internet BAKTI di Desa Persiapan Cempaka. (Foto: dok.Diskominfo)
Lingga, Batamnews - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lingga, Izjumadillah, bersama Kepala Bidang E-Government (Egov), Ady Setiawan, melakukan monitoring dan pengecekan instalasi akses internet BAKTI di Desa Persiapan Cempaka dan Desa Kelumu pada Kamis, 2 Januari 2025 lalu.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program bantuan akses internet yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Lingga melalui dukungan Pemerintah Pusat, yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI—sekarang Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi)—dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).
Lokasi pemasangan akses internet meliputi Kantor Desa Kelumu, Kantor Desa Persiapan Cempaka, serta SD Negeri 011 Senempek.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Daik Lingga untuk Liburan Akhir Pekan yang Seru dan Berkesan
Program BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) menyediakan layanan internet melalui teknologi Very Small Aperture Terminal (VSAT), yang dikenal sebagai bagian dari Program Universal Service Obligation (USO) di sektor telekomunikasi dan informatika.
Akses internet BAKTI ini menjadi solusi penting bagi desa-desa yang masih memiliki keterbatasan jaringan telekomunikasi. Harapannya, ini dapat mendukung kinerja aparatur desa sekaligus membantu masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital untuk kebutuhan sehari-hari.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan akses informasi, tetapi juga memberikan layanan gratis kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat menggunakan layanan ini tanpa dikenakan biaya apapun.
Baca juga: Aroma Tajam, Mengenal Pesona Tempoyak di Tengah Musim Durian Lingga
Ady Setiawan menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempersempit kesenjangan digital di wilayah-wilayah terpencil.
Dengan adanya akses internet BAKTI, pemerintah berharap dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di desa-desa tersebut.
Komentar Via Facebook :