Susi Air Mulai Layani Penerbangan Perintis di Tahun 2025
Mengawali tahun 2025, Susi Air kembali menghadirkan layanan penerbangan perintis yang siap menjangkau berbagai wilayah terpencil di Indonesia. (Foto: dok.Susiair)
Batam, Batamnews - Mengawali tahun 2025, Susi Air kembali menghadirkan layanan penerbangan perintis yang siap menjangkau berbagai wilayah terpencil di Indonesia. Pada tanggal 2 dan 3 Januari 2025, maskapai ini telah memulai penerbangan di beberapa Koordinator Wilayah (Korwil), yakni Dabo Singkep, Manokwari, Merauke, dan Tarakan.
Langkah ini merupakan wujud komitmen Susi Air dalam mendukung konektivitas antardaerah, khususnya di wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau melalui jalur darat atau laut. Dengan hadirnya penerbangan perintis ini, Susi Air berharap dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain keempat wilayah yang telah disebutkan, Susi Air juga memastikan bahwa penerbangan perintis di daerah lainnya akan segera menyusul dalam waktu dekat. Hal ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi udara yang cepat dan efisien.
Baca juga: Muhammad Rudi Resmikan Flyover Laksamana Ladi, Perjalanan Sekupang-Batam Center Lebih Cepat
“Halo Kawan Susi! Kami siap melayani kebutuhan penerbangan Anda di wilayah-wilayah perintis. Sampai bertemu di penerbangan kami ya!” tulis Susi Air melalui pengumuman resmi mereka.
Sebagai maskapai yang dikenal dengan pelayanannya di daerah-daerah terpencil, Susi Air terus berinovasi dalam memberikan aksesibilitas transportasi yang memadai bagi masyarakat. Program penerbangan perintis ini diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerbangan dan layanan lainnya, dapat langsung menghubungi call center Susi Air di nomor +62-8111-2113-080 atau +62-811-2113-090.
Dengan semangat baru di tahun 2025, Susi Air terus berkomitmen menjadi solusi transportasi udara untuk mendukung Indonesia yang lebih terhubung.

Komentar Via Facebook :