Kepala Desa Pulau Medang di Lingga Mengundurkan Diri Buntut Desakan Warga

Kepala Desa Pulau Medang di Lingga Mengundurkan Diri Buntut Desakan Warga

Aksi protes yang dilakukan warga Pulau Medang dengan menutup akses Gedung Kantor Desa. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews - Kabar mengejutkan datang dari Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri). Arbain, Kepala Desa Pulau Medang, dilaporkan telah mengundurkan diri dari jabatannya setelah menerima mosi tidak percaya dari masyarakat setempat terhadap kinerjanya.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Camat Katang Bidare, Kimat Awal, ketika dihubungi oleh Batamnews.co.id pada Selasa, 13 Agustus 2024, sore. 

"Iya benar, Kepala Desa telah menandatangani surat pernyataan pengunduran diri sebagai Kepala Desa," ujar Kimat.

Baca juga: Viral Video Warga Pulau Medang di Lingga Protes Tutup Kantor Desa, Begini Klarifikasi Kades Arbain

Menurut Kimat, pengunduran diri tersebut dilakukan pada 7 Agustus 2024. Namun, pihak kecamatan masih akan membentuk tim untuk memproses pengunduran diri Arbain secara resmi.

"Nanti setelah semuanya selesai, baru berkasnya akan kita serahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)," tambahnya.

Sebelumnya, situasi di Desa Pulau Medang sempat memanas ketika warga setempat melakukan aksi penutupan akses masuk ke kantor desa, baik pintu maupun jendela. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan tuntutan agar Kepala Desa mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca juga: Kapolsek Senayang Pastikan Situasi Desa Pulau Medang di Lingga Kondusif Pasca Aksi Protes Warga Tuntut Kades Mundur

Situasi yang tegang ini berhasil diredakan oleh Camat Senayang dan pihak Kepolisian Polsek Senayang, yang kemudian memediasi masyarakat. Sebagai hasil mediasi, Camat meminta Arbain untuk sementara tidak masuk kantor dan bekerja dari rumah demi menjaga kondusifitas di desa tersebut.

Pengunduran diri Arbain sebagai Kepala Desa Pulau Medang menandai berakhirnya polemik yang telah mencuat di desa tersebut. Namun, langkah selanjutnya dari pemerintah daerah dalam menangani pengunduran diri ini masih dinantikan oleh masyarakat setempat. 

Masyarakat berharap, dengan adanya perubahan kepemimpinan, Desa Pulau Medang dapat kembali menjalani kehidupan desa yang harmonis dan berfokus pada pembangunan dan kesejahteraan bersama.

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :