22 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Bintan Sepanjang 2024
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dalam acara Release Akhir Tahun 2024 yang digelar di Aula Sarja Arya Racana (SAR) Polres Bintan.
Bintan, Batamnews – Sebanyak 22 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bintan sepanjang tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dalam acara Release Akhir Tahun 2024 yang digelar di Aula Sarja Arya Racana (SAR) Polres Bintan pada Sabtu, 28 Desember 2024.
Kapolres menjelaskan, terdapat 152 kasus kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan selama 2024. Dari jumlah tersebut, 133 kasus telah diselesaikan, sementara 9 kasus masih dalam proses penanganan.
Korban kecelakaan meliputi 22 orang meninggal dunia, 143 orang luka berat, dan 69 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp213.800.000.
Baca juga: Warga Desa Musai Keluhkan Krisis Air Bersih, Program Rp1 Miliar Dinas PUPR Dinilai Gagal
“Mayoritas korban kecelakaan lalu lintas berada pada rentang usia 16 hingga 30 tahun, dengan kendaraan roda dua sebagai jenis kendaraan yang paling sering terlibat. Wilayah Bintan Timur menjadi lokasi yang mencatat angka kecelakaan tertinggi,” jelas Kapolres.
Acara ini turut dihadiri Wakapolres Bintan, Kasihumas, Kasat Reskrim, KBO Satlantas, KBO Reskrim, Kanit 1 Satresnarkoba, Kanit Laka, serta rekan-rekan insan pers.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengungkapkan prestasi yang diraih Polres Bintan pada 2024. Polres Bintan menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai peringkat pertama kategori Pagu Besar dengan nilai IKPA terbaik Tahun Anggaran 2024.
Sepanjang tahun, Polres Bintan telah melaksanakan berbagai operasi kepolisian seperti Operasi Mantap Brata Seligi 2024, Operasi Keselamatan, Operasi Antik, Operasi Ketupat, Operasi Patuh, Operasi Mantap Praja Seligi 2024, Operasi Pekat, dan Operasi Lilin Seligi 2024 yang masih berlangsung hingga akhir tahun.
Operasi-operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kabupaten Bintan.
Polres Bintan juga berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana, di antaranya tindak pidana migas, perdagangan orang (TPPO), korupsi, perjudian, dan narkotika.
Selain itu, Polres Bintan sukses mengamankan berbagai acara tingkat nasional dan internasional yang digelar di wilayah tersebut.
Dalam refleksi akhir tahun ini, Kapolres Bintan menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, instansi terkait, dan media dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Data Akhir Tahun 2024 Polresta Tanjungpinang: Tilang Menurun, Lakalantas Naik 18%
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk merefleksi apa yang telah kita lakukan di tahun ini agar dapat ditingkatkan di tahun depan, terutama dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bintan. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kerja sama yang baik antara Polres Bintan, instansi terkait, dan insan pers yang selalu memberikan informasi akurat kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi polisi bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi korban tindak pidana. Jika menemukan informasi atau kejadian menonjol, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tutupnya.

Komentar Via Facebook :