Warga Desa Musai Keluhkan Krisis Air Bersih, Program Rp1 Miliar Dinas PUPR Dinilai Gagal
Proyek pembangunan SPAM di Desa Musai, Kabupaten Lingga.
Lingga, Batamnews — Warga Desa Musai, Kabupaten Lingga, menghadapi krisis air bersih yang memaksa mereka begadang hingga dini hari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kesulitan ini diduga akibat sumber air yang tidak memadai, meskipun pemerintah telah menggelontorkan anggaran hampir Rp1 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lingga.
Dilansir dari salah satu media lokal Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Musai, Muslim, menyebutkan bahwa kondisi ini sangat membebani warga.
“Dua malam ini kami harus begadang sampai pukul 02.00 dini hari untuk mendapatkan air. Kalau terus begini, program pemerintah ini bisa dianggap gagal jika tidak segera diperbaiki,” ujar Muslim, Minggu, 29 Desember 2024.
Baca juga: Polresta Tanjungpinang Tangkap Pelaku TPPO di Pelabuhan Sri Bintan Pura
Muslim mengungkapkan bahwa proyek air bersih yang dibangun pemerintah semula berjalan baik. Saat peluncuran, debit air memadai dengan semburan mencapai 8 meter. Namun, hanya bertahan tiga hari sebelum pasokan air terhenti total.
“Kami berterima kasih atas program ini, tapi perlu perencanaan yang lebih matang agar tidak merugikan masyarakat dan keuangan negara,” tambah Muslim.
Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Busimor Engineering yang berlokasi di Medan. Anggaran proyek bersumber dari APBD Kabupaten Lingga Tahun 2024 dengan pagu dana Rp1 miliar dan Harga Perhitungan Sendiri (HPS) sebesar Rp999.956.021. Namun, manfaat proyek tersebut hanya dirasakan warga dalam waktu singkat.
Wakil Ketua BPD Musai, Haris, berharap masalah ini segera diselesaikan sebelum Ramadan.
Baca juga: Apa Itu Police Coast Guard? Garda Maritim Singapura yang Punya 12 Unit Operasional
“Kami ingin air bersih kembali normal, terutama menjelang Ramadan, agar warga bisa menjalankan ibadah dengan baik,” tegas Haris.
Warga berharap pemerintah kabupaten memberikan perhatian serius terhadap keluhan ini, mengingat pentingnya air bersih untuk kehidupan sehari-hari.
Program pembangunan yang menggunakan anggaran besar semestinya memberi manfaat berkelanjutan, bukan malah menjadi beban bagi masyarakat.

Komentar Via Facebook :