Kepala BPTD Kepri: Penyebab Kebakaran Kapal Roro Masih Diselidiki, Api Diduga Bermula dari Ruang Tidur ABK

Kepala BPTD Kepri: Penyebab Kebakaran Kapal Roro Masih Diselidiki, Api Diduga Bermula dari Ruang Tidur ABK

Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Dini Kusumahati Damarintan saat mengecek pelabuhan Roro beberapa waktu yang lalu.

Nurjali

Batam, Batamnews – Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepulauan Riau, Dini Kusumahati Damarintan, mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran kapal roro KMP Mulia Nusantara di perairan Batam masih dalam proses penyelidikan. 

Peristiwa ini terjadi saat kapal hendak sandar di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau, pada hari Natal Rabu, 25 Desember 2024 sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut Dini, api pertama kali muncul dari ruang tidur Anak Buah Kapal (ABK) yang terletak di bagian bawah kapal, berdekatan dengan kamar mesin. 

Baca juga: Spesifikasi KMP Mulia Nusantara di Pelabuhan Punggur Batam, Kapal Berusia 42 Tahun Alami Kerusakan Parah

“Kebakaran terjadi di kamar ABK bawah, namun kondisi ruangan mesin hingga saat ini masih dalam keadaan baik,” ujarnya. Meski asap sempat membesar, seluruh penumpang dan kendaraan di kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Berdasarkan data yang dihimpun, kapal mengangkut total 122 penumpang, terdiri dari 113 orang dewasa dan 9 anak-anak. Selain itu, terdapat 47 unit kendaraan di atas kapal, yang terdiri dari 18 sepeda motor, 25 mobil, 1 pikap, 2 truk dan 1 truk Puso.

Kapal ini dinakhodai oleh Captain Andrian Arif bersama 18 ABK. Seluruh kru kapal juga dilaporkan selamat dari insiden tersebut.

Dini memastikan bahwa KMP Mulia Nusantara telah melalui pemeriksaan ramp check sebelumnya dan dinyatakan aman untuk beroperasi. 

Baca juga: Kapal Roro Mulia Nusantara Terbakar Saat Sandar di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam

“Kami akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait insiden ini untuk menganalisis penyebab dan dampaknya,” katanya.

Meskipun terjadi kebakaran, operasional kapal tetap berjalan lancar tanpa ada penumpang yang dialihkan ke kapal lain. “Pelayanan tetap berjalan normal,” tambah Dini.

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik di area kamar tidur ABK. Namun, investigasi lebih mendalam sedang dilakukan untuk memastikan sumber kebakaran serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

BPTD Kepulauan Riau dan pihak terkait terus bekerja sama untuk menangani dampak insiden ini serta memastikan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :