Harga Tiket Garuda Indonesia Tanjungpinang-Jakarta Turun 5-10 Persen, Berlaku Hingga Awal Januari 2025
Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjungpinang
Tanjungpinang, Batamnews - Garuda Indonesia cabang Tanjungpinang mengumumkan penurunan harga tiket pesawat untuk rute Tanjungpinang-Jakarta sebesar 5-10 persen.
Kebijakan ini berlaku mulai 15 Desember 2024 hingga 10 Januari 2025, sebagai langkah mendukung mobilitas masyarakat selama liburan akhir tahun dan mempercepat pemulihan industri penerbangan.
General Manager (GM) PT Garuda Indonesia cabang Tanjungpinang, Ihsan Wartadiredja, mengatakan bahwa penurunan harga tiket ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik untuk keperluan liburan, pulang kampung, maupun urusan bisnis.
Baca juga: GAMKI Batam Sebarkan Sukacita Natal 2024 di Lampu Merah
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih mudah mengakses penerbangan dari Tanjungpinang ke Jakarta,” ujar Ihsan dalam keterangannya, Selasa, 17 Desember 2024.
Ihsan menjelaskan bahwa kebijakan penurunan harga tiket ini sudah dilakukan Garuda Indonesia sejak beberapa waktu lalu, bahkan sebelum adanya arahan dari pemerintah.
Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi promosi maskapai untuk meningkatkan daya tarik layanan penerbangan.
“Kita sering melakukan promo, jadi sudah kita mulai penurunan harga sebelum ada kebijakan tersebut,” katanya.
Ia menambahkan bahwa harga tiket untuk rute Tanjungpinang-Jakarta yang sebelumnya mencapai Rp1.200.000 kini turun menjadi sekitar Rp1.050.000.
Penurunan harga tiket ini mendapatkan respons positif dari masyarakat yang telah lama menantikan kesempatan untuk melakukan perjalanan ke Jakarta.
Baca juga: KSOP Tanjungpinang Prediksi Lebih dari 160 Ribu Penumpang Selama Nataru di Pelabuhan Sri Bintan Pura
Ihsan menyatakan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang pesawat dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian lokal di Tanjungpinang.
“Dengan adanya kebijakan ini, kami berharap penerbangan rute Tanjungpinang-Jakarta akan semakin ramai dan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian lokal,” tambah Ihsan.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya Garuda Indonesia dalam bersaing di tengah ketatnya kompetisi di industri penerbangan menjelang akhir tahun.

Komentar Via Facebook :