Driver Ojek Online Karimun Siap Bantu Polisi Jaga Keamanan dan Tolak Paham Radikalisme

Driver Ojek Online Karimun Siap Bantu Polisi Jaga Keamanan dan Tolak Paham Radikalisme

Sejumlah driver ojek online (ojol) di Kabupaten Karimun yang tergabung dalam aplikasi Draiv berinisiatif untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang dan setelah Pilkada 2024. (Foto: Edo/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Sejumlah driver ojek online (ojol) di Kabupaten Karimun yang tergabung dalam aplikasi Draiv berinisiatif untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang dan setelah Pilkada 2024. Mereka secara aktif meminta pembekalan dari Polres Karimun terkait bahaya paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme.

Dalam upaya ini, para driver ojol diberikan pemahaman mendalam oleh pihak kepolisian mengenai dampak buruk paham radikalisme, yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat sekitar.

"Kami selaku driver kini telah memahami lebih baik bagaimana bahaya radikalisme, yang sebelumnya hanya kami ketahui secara umum," ujar Ketua Draiv Karimun, Hengki, Jumat, 6 Desember 2024. Hengki menambahkan bahwa pembekalan ini membuka wawasan dan memberikan pengetahuan penting bagi para pengojek daring.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Pilkada Karimun: Iskandarsyah-Rocky Raih 39.472 Suara

Para driver ojol sepakat bahwa keberadaan mereka di Kabupaten Karimun harus memberi dampak positif bagi masyarakat. Dengan profesi yang memungkinkan interaksi langsung dengan banyak orang setiap hari, mereka juga menganggap diri mereka memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan mencegah potensi ancaman terhadap keamanan.

"Kami sepakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di Karimun. Selain itu, kami juga berkomitmen mendukung keamanan NKRI," tambah Hengki.

Langkah ini semakin penting setelah penangkapan oleh tim Densus 88 Antiteror Polri terhadap seorang terduga teroris berinisial BI (36) di Kudus, Jawa Tengah. BI, yang berprofesi sebagai pengojek daring, diduga terafiliasi dengan kelompok Jamaah Anshor Daulah (JAD) yang memiliki hubungan dengan ISIS.

Baca juga: Polres Karimun dan Bea Cukai Amankan 11,631 Kilogram Sabu dari Tiga Kurir

Penangkapan ini menjadi pengingat bahwa profesi ojek daring juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan paham radikalisme. Oleh karena itu, Polres Karimun menganggap penting untuk memberikan pembekalan kepada para driver ojol di daerah tersebut agar mereka mampu menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :