Ratusan Massa Demo Kantor Bawaslu Batam Bawa Pocong, Teriakan `RIP Bawaslu, RIP Demokrasi` Menggema
Masa aksi membopong replika pocong pada saat menyampaikan aspirasinya di Kantor Bawaslu Batam, Selasa (03/12/2024). (Foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Ratusan massa dari Kesatuan Rakyat Penegak Pilkada LUBER JURDIL menggelar aksi di depan Kantor Bawaslu Kota Batam, Selasa sore, 3 Desember 2024. Aksi ini berlangsung di Komplek King Business Center, Batam Kota, sekitar pukul 15.30 WIB, dengan pengamanan ketat dari ratusan aparat kepolisian.
Menariknya, para pengunjuk rasa turut membawa reflika pocong dalam aksi tersebut. Tampak beberapa peserta aksi membopong pocong di tangan mereka. Pocong ini sebagai simbol matinya demokrasi di Batam.
"RIP Bawaslu, RIP Demokrasi!" teriak para peserta aksi, sebagai bentuk kritik tajam terhadap lembaga tersebut.
Baca juga: Pilkada Batam Dianggap Bermasalah, Ratusan Massa Akan Kepung Kantor KPU dan Bawaslu
Pantauan di lokasi, aparat kepolisian berjaga di balik pagar kawat berduri yang dipasang mengelilingi kawasan kantor Bawaslu. Sejumlah kendaraan taktis milik Polri seperti water cannon, mobil Raisa, dan kendaraan Samapta tampak berjejer, siap mengantisipasi potensi eskalasi selama aksi berlangsung.
Dalam orasinya, massa menyerukan berbagai tuntutan, termasuk mempertanyakan independensi dan integritas Bawaslu Batam. Sambil beramai-ramai menyanyikan yel-yel "Bawaslu Takut, Bawaslu Takut!", massa juga meminta pihak Bawaslu keluar untuk berdialog.
"Keluar Bawaslu! Bawaslu keluar!" teriak salah seorang orator memimpin massa.
Baca juga: Diskominfo Ajak Masyarakat Tangkal Judi Online di Batam, Siapkan Program Literasi Digital
Menurut keterangan salah satu peserta aksi, mereka merasa kinerja Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada di Batam tidak sesuai dengan prinsip LUBER (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia) serta JURDIL (Jujur dan Adil).
Hingga berita ini dimuat, aksi berlangsung damai di bawah pengawasan ketat pihak kepolisian. Pihak Bawaslu Batam belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi ini. Namun, situasi di sekitar lokasi terus dipantau untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Komentar Via Facebook :