Proyek Rp360 Miliar, Terminal Peti Kemas Batu Ampar Siap Tingkatkan Kapasitas Logistik hingga 900.000 TEUs

Proyek Rp360 Miliar, Terminal Peti Kemas Batu Ampar Siap Tingkatkan Kapasitas Logistik hingga 900.000 TEUs

Pembangunan Container Yard dan Infrastruktur Pendukung di Terminal Peti Kemas Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akan menjadi katalis penting dalam peningkatan kapasitas logistik internasional di kawasan ini.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Pembangunan Container Yard dan Infrastruktur Pendukung di Terminal Peti Kemas Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akan menjadi katalis penting dalam peningkatan kapasitas logistik internasional di kawasan ini. Proyek strategis ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam dan wilayah sekitarnya.

General Manager Pengembangan PT Persero Batam, Fikri Amrullah Muryasani mengatakan, proyek ini akan meningkatkan kapasitas penyimpanan kontainer secara substansial. 

"Kami akan meningkatkan kapasitas penyimpanan kontainer dari 550.000 Twenty-Foot Equivalent Unit (TEUs) per tahun menjadi 900.000 TEUs," jelasnya saat ditemui di Batam, Kamis, 14 November 2024.

Baca juga: BP Batam Paparkan Transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar di Ajang PDSEAS 2024, Bangkok

Fikri menambahkan peningkatan kapasitas ini akan memungkinkan direct call atau pelayaran langsung ke negara tujuan tanpa harus transit di Singapura, yang akan mengefisienkan rantai logistik secara signifikan. pelabuhan pun akan di modernisasi fasilitas demi menambah daya saing internasional.

Proyek bernilai Rp360,48 miliar ini ditargetkan rampung pada Juli 2025. Ahmad Fariz, Manajer Proyek dari PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), melaporkan bahwa hingga akhir Oktober 2024, progress pembangunan telah mencapai 19,29 persen, melampaui target awal 17,07 persen.

Selain dampak ekonomi makro, proyek ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal. 

Baca juga: PT Persero Batam Segera Mulai Pembangunan Mega Proyek Terminal Peti Kemas Batu Ampar

"Pekerja merupakan tenaga kerja lokal yang mayoritas untuk pekerjaan non-teknis," ungkap Ahmad.

Pembangunan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Batam sebagai hub logistik internasional. Dengan peningkatan kapasitas dan modernisasi fasilitas, Terminal Peti Kemas Batu Ampar diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing Batam di kancah internasional.

Proyek ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur logistik nasional, sekaligus menegaskan peran Batam sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional Indonesia yang strategis.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :