Inflasi Kota Tanjungpinang Capai1,32 Persen, Warga Tahan Tak Beli Makanan dan Rokok

Inflasi Kota Tanjungpinang Capai1,32 Persen, Warga Tahan Tak Beli Makanan dan Rokok

Sejumlah warga Tanjungpinang saat menikmati kuliner di Akau Potong Lembu (Foto: Pejalan.or.id)

Zuhri Muhammad

Tanjungpinang, Batamnews - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang melaporkan bahwa inflasi tahun ke tahun (y-on-y) di Kota Tanjungpinang untuk bulan Oktober 2024 mencapai 1,32 persen.

Angka ini tercatat dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,77. Inflasi tahun ini dipengaruhi oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran, terutama dari sektor makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan kontribusi terbesar sebesar 0,676 persen.

Secara year to date (y-to-d), inflasi Tanjungpinang di tahun 2024 tercatat sebesar 0,60 persen, sementara inflasi month to month (m-to-m) pada bulan Oktober hanya sebesar 0,03 persen.

Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi m-to-m dengan kontribusi sebesar 0,0659 persen, dipengaruhi oleh kenaikan tarif angkutan udara dan kendaraan roda dua online.

Perkembangan Harga Berdasarkan Kelompok Pengeluaran

Pemantauan BPS menunjukkan bahwa inflasi tahunan di beberapa kelompok pengeluaran turut memberikan kontribusi terhadap kenaikan IHK. Kelompok kesehatan mengalami inflasi y-on-y tertinggi sebesar 6,76 persen, diikuti oleh perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,17 persen.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatatkan inflasi sebesar 2,45 persen, sementara transportasi mengalami kenaikan sebesar 1,16 persen.

Komoditas yang dominan memberikan kontribusi inflasi tahunan termasuk emas perhiasan, beras, sigaret kretek mesin (SKM), dan bawang merah. Di sisi lain, sejumlah kelompok pengeluaran seperti pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami deflasi.

Sektor pendidikan juga mencatat deflasi sebesar 2,10 persen, didorong oleh penurunan biaya pendidikan menengah.

Perbandingan Inflasi Antar Tahun

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, inflasi y-on-y pada Oktober 2024 tercatat lebih rendah dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 5,59 persen dan 1,95 persen pada tahun 2023.

Angka ini mencerminkan penurunan tekanan inflasi di Kota Tanjungpinang, dengan tren inflasi yang lebih terkendali di sepanjang tahun ini.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :