Zuhardi Pertanyakan Keseriusan Kejari Ungkap Kasus Bonsai yang Libatkan Istri Bupati Lingga

Zuhardi Pertanyakan Keseriusan Kejari Ungkap Kasus Bonsai yang Libatkan Istri Bupati Lingga

Koordinator Wilayah (Korwil) Melayu Raya Kabupaten Lingga, Zuhardi.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Koordinator Wilayah (Korwil) Melayu Raya Kabupaten Lingga, Zuhardi, mempertanyakan keseriusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga dalam mengungkap skandal korupsi pengadaan bibit tanaman hias dan bonsai di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lingga pada Tahun Anggaran 2021.

"Kasus ini menjadi tanda tanya besar bagi kami sebagai warga Lingga. Kasusnya sudah tersebar luas dan telah dilaporkan secara resmi ke Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung. Namun, hingga kini belum ada perkembangan," ujar Zuhardi pada Senin, 11 November 2024.

Pria yang akrab disapa Juai itu berharap keterlibatan Maratusholiha, istri Bupati Lingga Muhammad Nizar, dalam kasus yang merugikan keuangan negara ratusan juta rupiah ini tidak menjadi alasan bagi aparat Kejari Lingga untuk ragu melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Perkembangan Terbaru Kasus Bagi-Bagi Hasil Korupsi di Pemkab Lingga, BPI KPNPA RI Sudah di Jampidsus

"Katanya negara ini negara hukum, di mana kita semua sama di depan hukum. Namun, di Lingga tampaknya berbeda. Pejabat dan keluarganya mendapat keistimewaan. Coba kalau masyarakat biasa yang melanggar hukum, pemeriksaannya pasti cepat," keluhnya.

Sebagai orang awam dalam bidang hukum, Juai menilai bahwa beberapa bukti, seperti keterangan dari pihak pemasok dan dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pengadaan Tanaman Hias/Bonsai Gedung Daerah Kabupaten Lingga yang ditandatangani oleh Maratusholiha, bisa dijadikan petunjuk untuk melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Disnaker Kepri Baru Selidiki Kasus Kecelakaan Kerja di Batam yang Tewaskan Warga Bangladesh

"Faktanya sudah jelas, tapi mengapa kasus bonsai ini belum berjalan? Ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Kabupaten Lingga. Lama-kelamaan masyarakat bisa enggan membuat laporan," kata Juai.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :