Cerita Mencekam Saat Sopir Bimbar Ugal-ugalan dan Terguling Berkali-kali di Bukit Daeng Batam

Cerita Mencekam Saat Sopir Bimbar Ugal-ugalan dan Terguling Berkali-kali di Bukit Daeng Batam

Belasan penumpang mengalami luka-luka setelah sebuah angkutan umum jenis Bimbar terguling di kawasan Bukit Daeng, Mukakuning, Sei Beduk, Kota Batam, pada Rabu malam, 6 November 2024. (Foto: tangkapan layar)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Belasan penumpang mengalami luka-luka setelah sebuah angkutan umum jenis Bimbar terguling di kawasan Bukit Daeng, Mukakuning, Sei Beduk, Kota Batam, pada Rabu malam, 6 November 2024. Para korban, yang sebagian besar adalah pekerja yang baru pulang kerja, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Awan Sahari, seorang penumpang yang turut menjadi korban, menceritakan detik-detik kecelakaan yang dialaminya. Bimbar yang ia tumpangi melaju dari arah simpang Kepri Mall menuju Batuaji, penuh dengan penumpang yang baru pulang dari tempat kerja. Menurut Awan, sejak awal perjalanan, sopir sudah menunjukkan cara mengemudi yang ugal-ugalan.

"Awalnya saya naik dari simpang Kepri Mall," ungkap Awan, seorang pegawai rumah sakit di Batam kepada batamnews.co.id, Kamis, 7 November 2024.

Baca juga: Angkutan Umum Bimbar Terguling di Jalan Raya Bukit Daeng, Sejumlah Penumpang Terluka

Di tengah perjalanan, sebuah Bimbar lain menyalip kendaraan mereka. Sopir yang tersulut emosinya, mencoba mengejar dan beradu kecepatan dengan Bimbar tersebut. Aksi kebut-kebutan itu berlanjut hingga mencapai tikungan di sekitar tanjakan Bukit Daeng.

“Sopir panas melihat Bimbar lain ada di depan, akhirnya kejar-kejaran, dan terakhir yang saya ingat sopir tetap ngebut,” lanjut Awan.

Di tikungan sebelum tanjakan, kendaraan hilang kendali, dan Bimbar terguling sebanyak dua kali sebelum terseret di aspal. "Saat terguling, rasanya nyawa sudah di ujung," ungkap Awan. Ia mengalami luka lecet di tangan, serta nyeri di kepala dan pinggang. Sementara itu, beberapa penumpang lain, termasuk ibu-ibu dan pekerja pabrik, mengalami luka parah.

Baca juga: Kecelakaan Angkutan Bimbar di Nagoya, Polisi: Pemotor Diduga Langgar Rambu

Setelah kejadian, Awan menghubungi keluarganya untuk dijemput, sementara penumpang lain dilarikan ke rumah sakit. "Kasihan yang terluka parah, ada ibu-ibu dan pekerja PT," tambahnya.

Saksi lain menyebutkan bahwa Bimbar penuh sesak dengan sekitar 17 penumpang, banyak di antaranya adalah pekerja yang naik dari pos polisi Kabil. Kecelakaan ini menambah panjang daftar insiden di Bukit Daeng, terutama terkait aksi ugal-ugalan pengemudi angkutan umum yang membahayakan keselamatan penumpang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa perilaku sopir dan kondisi kendaraan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :