Bappenas Siapkan Natuna Sebagai Prioritas Pembangunan Nasional
Asisten II Natuna, Basri dampingi tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam melakukan pemetaan lapangan di Natuna (Foto: Pemkab Natuna)
Natuna, Batamnews – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menetapkan Kabupaten Natuna sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Langkah ini sejalan dengan rencana pemetaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 untuk wilayah Natuna.
Sebanyak tujuh orang tim Bappenas yang dipimpin oleh Koordinator Wilayah Jawa II dan Bali, Direktorat Regional I Bappenas, Jayadi, datang langsung ke Natuna untuk meninjau dan meriset kondisi serta kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah memetakan prioritas pembangunan dengan melakukan penyusunan dan analisis wilayah fungsional di Kabupaten Natuna.
Analisis yang dilakukan tim Bappenas mempertimbangkan berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk lintas wilayah, lintas aktor, dan lintas sektor. Pemetaan ini juga memperhatikan dinamika pembangunan terkini, serta tetap mengikuti prinsip pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga: Penampakan Buaya Hitam 3 Meter di Pelabuhan Desa Hilir Serasan Gegerkan Warga
Dalam kunjungan tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Natuna, Basri, bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah turut mendampingi tim Bappenas. Beberapa lokasi potensial yang dikunjungi antara lain Geosite Batu Kasah, Pulau Akar, Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Pelabuhan Utama Selat Lampa, industri perikanan di Kota Apung Sedanau, Embung Sedanau, dan Kampung Nelayan Maju Sedanau.
Saat diwawancarai oleh Pewarta Kominfo, Jayadi menyampaikan bahwa pemetaan ini penting untuk sinkronisasi antara prioritas nasional (top-down) dan pencapaian sasaran pembangunan daerah (bottom-up). Hasil pemetaan ini nantinya akan direkomendasikan kepada stakeholders terkait sebagai masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).
"Natuna, sebagai wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara lain, memiliki potensi luar biasa, seperti minyak dan gas, pariwisata Geopark, serta potensi kelautan dan perikanan. Kondisi ini menjadikan Natuna perlu menjadi prioritas dalam pembangunan strategis nasional," ujar Jayadi saat kunjungan di Geosite Batu Kasah, Cemaga, Bunguran Selatan, Kamis, 3 Oktober 2024 siang.
Baca juga: Peningkatan Kualitas SDM Pariwisata Natuna Melalui Ekonomi Kreatif
Jayadi menambahkan bahwa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung rencana pemerintah pusat dalam mencapai Generasi Emas 2045, kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan daerah harus didukung secara maksimal.
Ia berharap, dengan pemetaan fokus tersebut, pembangunan berkelanjutan di Natuna dapat segera terealisasi oleh pihak terkait, berdasarkan kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan.
"Kami sudah memiliki dokumen perencanaan jangka panjang, dan untuk tahun 2024 ini, kami akan menyelesaikan satu per satu prioritas yang dibutuhkan oleh Kabupaten Natuna," pungkas Jayadi.
Dengan kunjungan dan pemetaan yang dilakukan, diharapkan Kabupaten Natuna dapat berkembang menjadi wilayah strategis yang berdaya saing tinggi, serta menjadi bagian penting dari visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Komentar Via Facebook :