Plt Bupati Karimun Beberkan Penyebab Sampah Sempat Menumpuk di TPS
Plt Bupati Karimun, Anwar Hasyim. (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun, Batamnews — Permasalahan sampah yang sempat menumpuk di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Karimun akhirnya teratasi setelah armada pengangkut sampah dan alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal, Pasir Panjang, selesai diperbaiki. Penumpukan sampah yang terjadi selama beberapa hari terakhir diakibatkan oleh kerusakan truk pengangkut dan alat berat di TPA.
Plt Bupati Karimun, Anwar Hasyim, menjelaskan bahwa kerusakan armada pengangkut sampah menjadi penyebab utama terhambatnya pengangkutan sampah dari TPS ke TPA. Akibatnya, sampah yang tidak diangkut selama berhari-hari menumpuk dan berserakan hingga ke jalan, menyebabkan bau tidak sedap di sekitar TPS.
"Armadanya rusak sehingga menghambat proses pembersihan sampah dari TPS ke TPA, dan alat beratnya juga rusak," kata Anwar Hasyim.
Baca juga: Pasangan BARA Turunkan Alat Berat Atasi Sampah di Karimun
Namun, ia memastikan bahwa saat ini kondisi truk dan alat berat sudah kembali beroperasi dengan normal setelah dilakukan perbaikan. Pengangkutan sampah dari TPS ke TPA pun sudah berjalan lancar, dan tumpukan sampah yang sempat menjadi masalah besar kini telah teratasi.
"Pengangkutan sampah di TPS saat ini sudah lancar, di TPA juga sudah berfungsi sempurna. Penanganan sampah yang menumpuk berhari-hari sudah ditangani dengan baik," ujarnya.
Meskipun armada pengangkut sampah diakui masih layak digunakan, Anwar Hasyim mengingatkan bahwa kerusakan mesin bisa terjadi kapan saja karena faktor usia dan pemakaian. Oleh karena itu, pengangkutan sampah sempat terganggu dan menyebabkan penumpukan yang tidak terkontrol.
Baca juga: Warga Kundur Utara Minta Peningkatan Program Pendidikan ke Calon Wagub Kepri Aunur Rafiq
"Sebenarnya armada kita masih layak, tapi karena mesinnya buatan manusia, tentu bisa rusak. Dengan rusaknya armada, pengangkutan sampah sempat terhambat, sehingga tumpukan semakin banyak," tambahnya.
Selain itu, Anwar Hasyim mengimbau masyarakat Karimun untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
"Jangan semuanya dilimpahkan ke dinas terkait. Masyarakat juga harus berperan aktif menjaga Karimun bersih dan indah. Jika semua diserahkan ke pemerintah sementara mereka malah membuat masalah, tentu ini tidak akan sinkron," pungkasnya.
Komentar Via Facebook :