2.300 Petani Batam Terima Jaminan BPJS Ketenagakerjaan dari Wali Kota Rudi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat memberikan sambutan pada penyerahan simbolis Kartu dan Santunan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi Petani.
Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam menunjukkan komitmennya dalam melindungi kesejahteraan petani dengan memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan kepada 2.300 petani se-Kota Batam.
Kebijakan ini merupakan inisiatif Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan sosial bagi para petani di wilayahnya.
Dalam acara penyerahan simbolis Kartu dan Santunan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi Petani Tahun 2024 di Top 100 Tembersi pada Kamis, 19 September 2024.
"Saya ingin para petani juga mendapat jaminan setelah para nelayan kami berikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan," Ujar Walikota Rudi.
Baca juga: BP Batam Dukung Sinergi Pengelolaan dan Penataan Kewenangan Kepelabuhanan di KPBPB Batam
Rudi berharap bahwa dengan adanya jaminan ini, para petani akan semakin bersemangat dalam menghasilkan produk pertanian untuk Kota Batam.
"Kami harap ke depan, kebutuhan sayur mayur di Batam dihasilkan para petani di Batam," tambahnya.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nagoya Kota Batam, Suci Rahmad, mengapresiasi kepedulian Wali Kota Batam terhadap para petani. Ia juga mengonfirmasi bahwa pembayaran iuran sepenuhnya ditanggung oleh APBD Kota Batam.
"Ini menjadi contoh bagi pemimpin lain untuk melindungi para petani. Kami siap memberikan pelayanan terbaik," ujar Suci.
Dalam acara tersebut, Wali Kota Rudi juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris petani asal Mangsang yang telah menjadi anggota dan meninggal dunia. Santunan yang diserahkan mencapai Rp42 juta.
Langkah Pemerintah Kota Batam ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi para petani.
Dengan jaminan sosial yang memadai, diharapkan para petani dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

Komentar Via Facebook :