IMPKR Tantang Cagub Kepri Dialog Terbuka Bahas Solusi Konkret untuk Tata Kelola Pemerintahan

IMPKR Tantang Cagub Kepri Dialog Terbuka Bahas Solusi Konkret untuk Tata Kelola Pemerintahan

Dua calon gubernur (cagub) yang akan bertarung dalam Pilkada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2024 mendapat tantangan terbuka dari Ikatan Mahasiswa Provinsi Kepulauan Riau Pekanbaru (IMPKR). (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Dua calon gubernur (cagub) yang akan bertarung dalam Pilkada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2024 mendapat tantangan terbuka dari Ikatan Mahasiswa Provinsi Kepulauan Riau Pekanbaru (IMPKR). 

Tantangan tersebut berupa dialog terbuka dan adu gagasan terkait isu-isu krusial seperti tata kelola pemerintahan, perekonomian, pendidikan, serta masalah-masalah mendesak lainnya yang saat ini dihadapi oleh masyarakat Kepri.

Ketua IMPKR, Raja Pradigjaya, mewakili mahasiswa Kepri yang sedang menuntut ilmu di Kota Pekanbaru, melontarkan tantangan tersebut. Menurutnya, para cagub harus berani tampil di hadapan mahasiswa dan memaparkan visi serta solusi konkret untuk memajukan Provinsi Kepri. 

Baca juga: Muhammad Rudi Tinjau Langsung Lokasi Pemasangan Mini Booster Areal Perumahan Putra Jaya

"Pilkada ini akan menentukan siapa yang layak memimpin Kepri ke depan. Kami ingin mendengar langsung ide dan gagasan mereka, bukan sekadar janji-janji manis saat kampanye," ujar Raja Pradigjaya.

Tantangan ini dilayangkan khususnya kepada dua calon yang saat ini sudah dipastikan maju dalam kontestasi Pilgub Kepri, yakni Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi. Kedua cagub tersebut diminta untuk memaparkan rencana besar mereka secara langsung di hadapan mahasiswa Kepri yang sedang berkuliah di Pekanbaru.

Kepala Divisi Advokasi Sosial dan Politik (ADVOSOSPOL) IMPKR, Muhammad Khairul Azani, menjelaskan bahwa masyarakat Kepri membutuhkan pemimpin yang tidak hanya pandai berjanji, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret atas berbagai permasalahan yang ada. 

"Kami tidak ingin pemimpin yang hanya mengumbar janji politik. Kami butuh solusi nyata yang bisa diimplementasikan, bukan sekadar retorika kampanye," tegasnya.

Baca juga: Baliho Paslon Rudi-Rafiq Dirusak Saat Demo, Panglima Lang-Lang Laut Minta Pelaku Ditangkap

Azani menambahkan bahwa dialog terbuka ini bertujuan untuk menguji visi dan misi kedua calon. Hal ini juga untuk memastikan bahwa mahasiswa tidak terjebak dalam pilihan yang tidak jelas, seperti "memilih kucing dalam karung".

IMPKR berharap kedua cagub bersedia menerima undangan ini dan berdialog langsung dengan mahasiswa Kepri di Pekanbaru. Mereka menilai bahwa mahasiswa, meskipun berada jauh dari kampung halaman, memiliki peran penting dalam proses pemilihan kepala daerah. 

Mereka ingin memastikan bahwa Kepri akan dipimpin oleh seseorang yang benar-benar memiliki visi yang jelas dan solusi konkret untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi provinsi tersebut.

Pemilihan kepala daerah serentak 2024 akan menjadi momentum penting bagi Kepri. Tantangan dari mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memastikan bahwa pemimpin yang terpilih nanti benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Kepri.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :