Pria Berpakaian Hitam Dikejar Siswa Usai Jambret di Depan Masjid Al-Fallah Batam
Tampak seorang pria berpakaian hitam berlarian setelah dikejar-kejar oleh siswa sekolahan usai kedapatan menjambret seorang wanita di depan Masjid Al-Fallah , Lubuk Baja, Kota Batam, pada hari Kamis (29/08/2024) siang. (Foto. Hasil tangkapan layar dari video yang diperoleh batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Seorang pria berpakaian hitam menjadi buronan sejumlah siswa setelah diduga melakukan aksi jambret di sekitar Masjid Kampus Ibnu Sina, Lubuk Baja, Kota Batam, siang tadi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari rekaman CCTV dan dashcam pengendara yang melintas di lokasi kejadian, pria tersebut terlihat berlari kencang dikejar segerombolan anak sekolahan.
Di dekat lokasi kejadian, seorang wanita tampak terduduk yang diduga merupakan korban dari peristiwa tersebut.
"Barusan ada kejadian, saya duga jambret di daerah lampu merah Pelita arah Nagoya Hill. Terekam dari dashcam saya. Terduga pelaku dikejar anak-anak sekolah dan ada cewek jongkok terduga korban," ujar seorang pengendara kepada batamnews.co.id.
Baca juga: Polisi Selidiki Kecelakaan Kerja di PT. VME Process Batam: Saksi-Saksi Diperiksa
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, melalui Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian, membenarkan adanya upaya penjambretan tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, memang benar ada upaya penjambretan di depan Masjid Al-Fallah Ibnu Sina. Pelaku tidak berhasil merampas tas korban, hanya jilbab korban saja yang diambil,” jelas Kompol Yudi.
Hingga saat ini, korban belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. “Kami masih menunggu laporan dari korban untuk dapat menindaklanjuti kejadian ini sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Baca juga: Mercedes Benz G-Class Seharga Rp6,5 Miliar Remuk Tabrak Kontainer Mogok
Pihak kepolisian terus melakukan pencarian terhadap pelaku dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Kasus ini menjadi perhatian karena keterlibatan langsung masyarakat dan siswa dalam mengejar pelaku, serta upaya yang gagal untuk melakukan tindak kejahatan tersebut.

Komentar Via Facebook :