Polisi Selidiki Kecelakaan Kerja di PT. VME Process Batam: Saksi-Saksi Diperiksa

Polisi Selidiki Kecelakaan Kerja di PT. VME Process Batam: Saksi-Saksi Diperiksa

Markas Polrestabes Barelang, Kota Batam. (Batamnews.co.id)

Nurjali

Batam, Batamnews - Polisi tengah menyelidiki dan memeriksa beberapa saksi dari pihak perusahaan terkait kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja di PT. VME Process, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha, membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil beberapa saksi dari perusahaan untuk dimintai keterangan terkait insiden kecelakaan kerja yang terjadi di PT. VME Process.

"Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi," ujarnya kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi, pada Kamis, 29 Agustus 2024 siang.

Baca juga: Tawuran Pelajar SMKN 4 Batam dan SMKN 1 Batam di Sekupang Nyaris Pecah, Para Pelaku Bawa Sajam, Pihak Sekolah Wanti-wanti Orangtua

Ketika ditanya apakah ada kelalaian perusahaan terkait keselamatan pekerja dalam peristiwa kecelakaan tersebut, AKP Giadi menyatakan pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk menemukan titik terang dari peristiwa tersebut.

"Kami cek dulu, masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa seorang pekerja di PT. VME Process, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja pada Jumat, 23 Agustus 2024 lalu. 

Korban, yang diketahui berinisial M, tewas akibat dihantam tutup pipa di perusahaan tersebut.

Informasi yang diperoleh batamnews.co.id menyebutkan korban tewas akibat kebocoran yang terjadi pada sebuah pipa yang sedang dikerjakannya. Pipa tersebut menyemburkan air dengan kuat sehingga penutup pipa menghantam tubuh korban hingga tewas.

PS Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Ipda Jimmi Aritonang, membenarkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

"Iya benar, ada kecelakaan kerja di perusahaan tersebut kemarin. Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Budi Kemuliaan," ujarnya kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kematian korban adalah air dari pipa yang menyembur keluar sehingga membuat tutup pipa tiba-tiba menghantam tubuh korban.

Baca juga: Mercedes Benz G-Class Seharga Rp6,5 Miliar Remuk Tabrak Kontainer Mogok

"Informasinya, korban sedang membuka tutup pipa, dan tiba-tiba pipa menyembur dan mengeluarkan air sehingga penutup pipa tersebut menghantam tubuh korban hingga meninggal dunia," ungkapnya.

Namun, kasus ini sudah ditarik dan dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut, guna menentukan apakah terdapat unsur kelalaian dalam peristiwa maut tersebut.

"Kasus ini sudah ditarik dan dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Barelang," kata Ipda Jimmi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :