Dinas PMD Karimun Klarifikasi Isu Belum Dibayarkannya Operasional Desa Tahap III
Kepala Dinas PMD, Jackie Stewart Touw, memberikan klarifikasi terkait situasi ini, sekaligus menjelaskan mekanisme penyaluran Anggaran Dana Desa (ADD).
Karimun, Batamnews – Isu mengenai belum cairnya dana Operasional Desa Tahap III yang berdampak pada staf pendukung Kantor Pemerintah Desa di Kabupaten Karimun akhirnya ditanggapi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat.
Kepala Dinas PMD, Jackie Stewart Touw, memberikan klarifikasi terkait situasi ini, sekaligus menjelaskan mekanisme penyaluran Anggaran Dana Desa (ADD).
Dalam pernyataannya, Jackie menjelaskan bahwa ADD yang menjadi sumber pembayaran operasional desa berasal dari 10% dana transfer yang diterima pemerintah daerah dari pemerintah pusat. Menurutnya, keterlambatan pembayaran bukan disebabkan oleh kesengajaan, melainkan karena menunggu dana transfer dari pusat.
Baca juga: Dua Pengurus KONI Karimun Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah
"Kita selalu berkoordinasi, antara Dinas PMD dengan BPKAD tentang pembayaran ADD ini. Apabila dana transfer tersebut diterima, maka porsi untuk desa akan segera dibayarkan. Tidak ada kesengajaan untuk memperlambat pembayaran ADD. Semua tergantung dari dana transfer yang di terima," kata Jackie.
Sehingga, untuk pembayaran gaji staf pendukung kantor desa, dapat dimaksimalkan melalui Operasional Desa yang sudah di bayarkan. Sambil menunggu penyaluran ADD berikutnya.
"Kami mengajak Kepala Desa berserta unsur yang ada untuk dapat memahami dan bijaksana dalam menyikapi hal ini," ujarnya.
Jackie menjelaskan, tahun 2024, untuk gaji dan tunjangan (siltap) kepala Desa dan perangkat desa maupun BPD sampai bulan Juli sudah dibayarkan.
Baca juga: Bhayangkari Cabang Polres Karimun Gelar Pekan Imunisasi Polio ke-2 dan Vitamin A untuk Balita
"Namun untuk staf pendukung, memang menjadi kewenangan kepala desa untuk mengangkatnya dengan memperhatikan kemampuan keuangan Desa yang gajinya bersumber dari OP desa. Dan OP desa sampai bulan April dan kegiatan semester 1 sudah dibayarkan" jelasnya.
Jackie menyebutkan, selain ADD, setiap Desa juga menerima Dana Desa (DD). Untuk Tahun 2024 Dana Desa sudah 100 % dibayarkan pada bulan Juli yang lalu. Dan pemkab Karimun menjadi salah satu daerah yang tercepat pembayaran Dana Desanya.
"Kita mengajak lah, semua Kepala Desa beserta jajarannya bijaksana dalam memaksimalkan Operasional Desa, dan menjaga tetap kondusif. Sementara ini kita tengah menunggu dari pemerintah pusat," ucap Jackie.

Komentar Via Facebook :