Kantor Imigrasi Batam Gelar Donor Darah Sambut Hari Pengayoman ke-79
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Samuel Toba turut hadir dan berpartisipasi sebagai pendonor darah. (Istimewa ).
Batam, Batamnews - Dalam rangka menyambut Hari Pengayoman ke-79 yang akan jatuh pada 19 Agustus 2024 mendatang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar kegiatan donor darah di Aula Ajat Sudrajat, Kantor Imigrasi Batam, Batam Kota.
Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, yang diinisiasi bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam.
Donor darah tersebut diikuti oleh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, dengan total sebanyak 57 pegawai mendaftarkan diri sebagai pendonor. Setelah melalui tahap awal berupa cek kesehatan oleh dokter yang bertugas, sebanyak 33 pendaftar berhasil memenuhi kriteria medis dan dapat mendonorkan darahnya.
Baca juga: Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun Sosialisasi Bahaya Kejahatan Terorganisir Lintas Negara
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, menjelaskan bahwa beberapa pendaftar tidak dapat melanjutkan proses donor darah karena tidak memenuhi persyaratan medis.
"Beberapa pendaftar gagal melanjutkan donor darah karena kadar hemoglobin (Hb) yang kurang, tekanan darah tinggi, konsumsi antibiotik dalam seminggu sebelum donor darah, atau kurang cukup istirahat," ungkap Kharisma pada Selasa, 13 Agustus 2024.
Kharisma juga menyampaikan persyaratan dasar bagi peserta donor darah, yakni pendonor harus berusia antara 17 hingga 70 tahun dengan berat badan minimal 45 kg. Tekanan darah sistole tidak boleh lebih dari 180 dan diastole tidak lebih dari 100 untuk pendonor dengan tekanan darah tinggi.
Sementara untuk pendonor dengan tekanan darah rendah, tekanan sistole/diastole yang aman adalah 90/50. Kadar hemoglobin pendonor juga harus berada di kisaran 12,5-17 g/dL dan tidak lebih dari 20 g/dL. Selain itu, pendonor harus sehat secara jasmani, karena darah yang didonorkan akan masuk ke dalam tubuh orang lain.
Baca juga: Imigrasi Batam Gelar Operasi Gabungan, Petugas Tindak Dua WNA Asal China
Kegiatan donor darah ini mendapatkan apresiasi positif dari petugas UTD PMI Kota Batam. "Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat mulia, yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan darah. Ini juga merupakan kontribusi penting dalam menambah persediaan darah nasional," tutur Kharisma.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Samuel Toba, turut hadir dan berpartisipasi sebagai pendonor darah. Samuel menyampaikan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini.
"Kegiatan ini menjadi rutinitas kita untuk berbagi dan peduli. Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-79, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa depan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah sebagai bentuk solidaritas sosial," kata Samuel.
Dengan suksesnya kegiatan donor darah ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap aspek kehidupan sosial.

Komentar Via Facebook :