TMMD Kodim 0317/TBK Bangun Infrastruktur dan Edukasi Masyarakat di Desa Sanglar, Karimun

TMMD Kodim 0317/TBK Bangun Infrastruktur dan Edukasi Masyarakat di Desa Sanglar, Karimun

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kodim 0317/TBK di Desa Sanglar. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kodim 0317/TBK di Desa Sanglar, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, telah resmi dibuka oleh Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, di lapangan Putri Hijau Moro. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.

Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Ida Bagus Putu Mudita, menjelaskan bahwa program TMMD ini diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat. 

Baca juga: Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Catatkan PNBP Senilai Rp 5,6 Miliar di Semester I 2024

"Program ini mengedepankan semangat gotong royong, membantu pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Desa Sanglar," kata Letkol Bagus.

Dalam program TMMD kali ini, terdapat beberapa sasaran fisik yang direncanakan, antara lain semenisasi jalan sepanjang 1,5 km dengan lebar 4,5 m, rehabilitasi 6 unit rumah, pembangunan fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus), dan pembuatan sumur gali. 

"Khusus untuk sumur gali, ini adalah bagian dari program unggulan TNI Manunggal Air yang kami prioritaskan," ujar Letkol Bagus.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan sasaran nonfisik yang meliputi karya bakti, penyuluhan bela negara dan stunting, ketahanan pangan, bahaya narkoba, radikalisme, serta bahaya judi online. 

Baca juga: Partai Golkar Usung Firmansyah - Ery Suandi di Pilkada Karimun 2024

"Penyuluhan bahaya judi online termasuk dalam instruksi komando atas, mengingat dampak negatif yang timbul dari permasalahan tersebut," tambahnya.

Program ini menelan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah Karimun. "Dari total anggaran tersebut, Rp 2,1 miliar dialokasikan untuk sasaran fisik dan sisanya untuk kegiatan nonfisik, dengan sistem swakelola tipe 2 sesuai peraturan Kementerian Keuangan," jelas Letkol Bagus.

TMMD adalah program rutin yang dilaksanakan oleh TNI AD untuk mendukung pembangunan di daerah terpencil, mencakup aspek infrastruktur dan edukasi masyarakat. Selama satu bulan, prajurit TNI bersama masyarakat setempat bekerja bahu-membahu dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai isu sosial, serta memperkuat persatuan dan kesatuan nasional melalui interaksi positif antara TNI dan masyarakat Desa Sanglar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :