Misteri di Jembatan Barelang: CCTV Tiga Kali Dipasang, Tiga Kali Disambar Petir

Misteri di Jembatan Barelang: CCTV Tiga Kali Dipasang, Tiga Kali Disambar Petir

Jembatan 4 Barelang menyisakan banyak misteri dari tragedi bunuh diri hingga CCTV selalu mati.

Nurjali

Batam, Batamnews - Upaya pengawasan di Jembatan Barelang, Batam, menghadapi tantangan besar dengan rusaknya CCTV akibat sambaran petir. Koordinator Pos Jembatan I Barelang, Amron, mengungkapkan bahwa CCTV telah tiga kali dipasang, namun selalu rusak karena tersambar petir.

"Untuk saat ini belum ada (CCTV) tapi kita sudah mengajukan ke Humas BP Batam, supaya dibuat lagi CCTVnya," ujar Amron kepada Batamnews.co.id

Sementara itu, Ditpam (Direktorat Pengamanan) telah meningkatkan upaya pencegahan kasus bunuh diri di kawasan Jembatan Barelang yang akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan. 

Amron menyatakan bahwa patroli kini dilakukan setiap dua jam sekali di area jembatan hingga Jembatan 4 Barelang.

Baca juga: PT Sinergy Tharada Keluhkan Minimnya Komunikasi Jelang Transisi Pengelolaan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center

"Upaya yang kita lakukan untuk memperkecil kejadian-kejadian tak terulang lagi, kita sekarang ini dua jam sekali mengadakan patroli, kita bersihkan jembatan. Kalau selama ini kan pengawasan kita sebenarnya sudah maksimal, kita sekarang perketat jadi dua jam sekali supaya tindakan demikian tidak lagi terjadi," jelas Amron.

Meski patroli dilakukan 24 jam, keterbatasan personel membuat patroli rutin hingga subuh baru mencapai jembatan 4. 

"Kita personil di sini ada 13, kita ada tiga shift," tambah Amron.

Amron juga mencatat bahwa kasus bunuh diri dan percobaan bunuh diri di Jembatan Barelang pada tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Ya akhir-akhir ini lebih banyak, karena dihitung dari dua bulan terakhir ini cukup, cukup mengkhawatirkan," ungkapnya.

Berbagai faktor diidentifikasi sebagai pemicu kasus-kasus bunuh diri di area Jembatan Barelang, mulai dari masalah sosial, ekonomi, asmara, hingga utang piutang. 

Menanggapi situasi ini, pada Jumat, 19 Juli 2024 telah dilakukan aksi ruqyah di Jembatan Barelang dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Batam.

"Larinya ke Jembatan I untuk mengakhiri hidup, miris juga ya dengarnya," kata Amron dengan ekspresi wajah sedih.

Baca juga: Polisi Selidiki Jasad Wanita yang Ditemukan Membusuk di Semak-Semak Depan Pembatas Apartemen Pollux Habibie Batam

Pihak berwenang sangat berharap aksi ruqyah dan upaya-upaya lainnya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Batam untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Sementara itu, pihak berwenang terus berupaya meningkatkan pengawasan dan pencegahan, termasuk rencana pemasangan kembali CCTV yang lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem. 

Masyarakat Batam diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :