Diskop Batam: Mayoritas Koperasi Belum Aktif, Pembinaan Terus Digalakkan
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Hendri Arulan.
Batam, Batamnews - Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kota Batam mengungkapkan fakta mengejutkan tentang perkembangan koperasi di kota industri ini. Dari total 1.008 koperasi yang terdaftar, hanya sekitar 22,5% atau 227 koperasi yang benar-benar aktif beroperasi.
"Dari 1.008 koperasi di Batam, 1.005 di antaranya adalah koperasi klasifikasi kota, sisanya klasifikasi provinsi dan nasional. Namun, yang aktif melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) hanya sekitar 227 koperasi," Ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Hendri Arulan.
Hendri menambahkan bahwa hingga Juli 2024, baru sekitar 90 koperasi yang telah melaksanakan RAT.
"Kami terus mengimbau seluruh koperasi untuk berkarya, beroperasi, dan melaksanakan RAT sebagai tugas akhir tahun mereka," tegasnya.
Meski demikian, Hendri melihat ada tren positif dengan munculnya koperasi-koperasi baru.
"Ada berbagai jenis koperasi baru yang sedang dalam proses pengurusan, mulai dari simpan pinjam hingga koperasi penyedia bahan pokok. Namun, yang paling aktif memang koperasi simpan pinjam," jelasnya.
Ketika ditanya tentang kendala utama, Ardi mengakui bahwa masalah Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi tantangan terbesar.
"Banyak pengurus koperasi yang kesulitan mengelola laporan keuangan dan simpanan wajib anggota dengan baik. Akibatnya, banyak koperasi yang 'berdiam diri' saat diminta melaporkan kinerja melalui RAT," ungkapnya.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Diskop Batam tidak tinggal diam.
"Kami terus melakukan pembinaan, terutama kepada 227 koperasi aktif itu," tegas Ardi. Ia juga menyoroti keberadaan koperasi di sektor kelautan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) untuk mengelola sektor perikanan, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.
Yang menarik, Hendri mengungkapkan bahwa sebaran koperasi di Batam cukup merata di 12 kecamatan. Ia juga menyebutkan bahwa 71% pelaku usaha di Kepulauan Riau berada di Batam, dengan jumlah mencapai sekitar 81 ribu.
Mengakhiri wawancara, Hendri menyampaikan ajakan kepada para pelaku usaha.
Baca juga: Menteri Perekonomian Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77 di Batam
"Bergabunglah ke koperasi atau bentuk koperasi baru jika Anda memiliki usaha sejenis. Ini akan memudahkan pengembangan bisnis, terutama dalam hal permodalan," pungkasnya.
Dengan kondisi ini, Diskop Batam tampaknya memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk membangkitkan kembali semangat berkoperasi di Kota Batam.
Namun, dengan pembinaan yang intensif dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan koperasi di Batam bisa kembali menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Komentar Via Facebook :