Kapolsek Hang Nadim Klarifikasi Tindakan Tegas dalam Video Mediasi Taksi Online dan Konvensional
Kapolsek Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Iptu Davinsi Josie Sidabutar. (Foto: Batamnews)
Batam, Batamnews - Sebuah video yang memperlihatkan Iptu Davinsi Josie Sidabutar, Kapolsek Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, bertindak tegas dalam mediasi antara pengemudi taksi online dan taksi konvensional telah menyebar luas di media sosial.
Tindakan tersebut, yang dilakukan dalam upaya mencegah keributan di ruang mediasi, memicu berbagai reaksi dari netizen. Dalam video yang beredar, tampak Iptu Davinsi mengambil langkah tegas saat kedua pihak beradu argumen dengan keras.
"Tindakan itu saya lakukan secara spontan dengan tujuan untuk mencegah dan mengantisipasi bentrokan fisik antara kedua belah pihak," jelas Iptu Davinsi dalam wawancara dengan batamnews.co.id pada Jumat, 5 Juli 2024.
Baca juga: Perselisihan Taksi Online dan Taksi Plat Hitam di Batam Berakhir Damai, Kapolsek: Hanya Salah Faham
Ia menjelaskan, kedua pihak sudah saling berdiri, beradu argumen, dan saling tunjuk-menunjuk satu sama lain, dan mengabaikan petugas yang berusaha menengahi.
"Keduanya sudah saling tunjuk-menunjuk, saya langsung mengambil tindakan tegas, karena mediasi ini dilakukan di Mapolsek Bandara, artinya agenda mediasi ini tanggung jawab saya. Menurut saya kurang elok jika mediasi di Mapolsek nantinya berakhir ricuh jika saya tidak melakukan tindakan tegas tersebut," jelas Iptu Davinsi.
Ia juga menambahkan, pihaknya menganggap bahwa video yang beredar itu tidak sepenuhnya benar, karena hanya menampilkan tindakan tegasnya saja, tanpa menunjukkan situasi sebelumnya.
Baca juga: Sopir Taksi Online dan Konvensional Kembali Ribut di Bandara Hang Nadim Batam
"Sebelumnya saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, dan juga saya berharap kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi, menyebarkan, dan menerima berita di media sosial agar tidak mudah untuk terpancing dan terprovokasi oleh informasi yang beredar," kata Iptu Davinsi.
Pesan Penting:
- Penting untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
- Hindari menyebarkan berita yang dapat memicu provokasi dan perpecahan.
- Mari bersama-sama menjaga kondusifitas dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai.
(CR1)
Komentar Via Facebook :