Breaking News! Kapal Tanker Tabrak Kapal Nelayan Bintan hingga Hancur di Perairan Mangkai, Anambas

Breaking News! Kapal Tanker Tabrak Kapal Nelayan Bintan hingga Hancur di Perairan Mangkai, Anambas

Kapal Bubu bernama KM. Lintas Lautan Biru milik nelayan asal Kabupaten Bintan, hancur setelah di tabrak kapal Tanker saat labuh jangkar di perairan Anambas. (Istimewa).

Rhuuzi Wiranata

Anambas, Batamnews - Sebuah kapal bubu bernama KM. Lintas Lautan Biru yang dinakhodai oleh Suha mengalami kecelakaan laut di sekitar Pulau Mangkai, Jemaja, Kepulauan Anambas, pada Minggu, 30 Juni 2024 sekitar pukul 15.00 WIB. Kapal tersebut diduga ditabrak oleh kapal tanker dan mengakibatkan bagian depan kapal hancur parah.

Menurut Distrawandi, Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepri, insiden tersebut terjadi saat kapal yang dinakhodai Suha lego jangkar karena cuaca buruk dan angin ribut. Kecelakaan ini baru diketahui oleh pihak HNSI pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB setelah mendapat kabar dari pengurus DPC HNSI Kabupaten Anambas.

"Semua ABK dan nakhoda kapal selamat dalam kecelakaan ini. Mereka saat ini sedang dievakuasi ke Letung Jemaja dengan bantuan kapal purseine dari Sumatera Utara. Kapal bubu yang mengalami kerusakan parah masih terombang-ambing di laut," ujarnya kepada batamnews.co.id, Senin, 1 Juli 2024.

Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Jorong Mandiangin Pasaman Barat-Sumbar, Satu Orang Belum Ditemukan

Distrawandi juga meminta kepada aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengungkap kapal tanker yang diduga melanggar kapal bubu milik nelayan yang berlayar dari Kijang, Kabupaten Bintan itu.

"Saya meminta kepada aparat penegak hukum serta instansi terkait mengusut tuntas laka laut tersebut. Karena ini kan sudah jelas titik koordinatnya yang bisa dilihat dari AIS, kapal apa waktu itu yang menabrak kapal bubu nelayan ini. Karena menurut korban, kapal tanker yang menabrak kapal itu," ucapnya.

Kini nahkoda kapal beserta ABK KM. Lintas Lautan Biru rencananya akan diberangkatkan ke Kota Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Dua Kapal Nelayan RI Tertangkap Ilegal Fishing di Thailand

"Karena mereka berangkat dari Kijang, Kabupaten Bintan, maka mereka akan di balikan ke daerah asal dan mendapatkan pertolongan medis di Tanjungpinang," kata Distrawandi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti identitas kapal tanker yang menabrak KM. Lintas Lautan Biru. Pihak terkait diminta untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai insiden ini.

Sementara itu, nelayan yang menjadi korban laka laut tersebut mengalami kerugian hingga Rp 200 juta dan dokumen keabsahan kapal yang ikut turut hilang karena kapal tersebut tenggelam di perairan Anambas.

(CR1)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :