Terbukti Pakai Narkoba, Ketua DPD PSI Kota Batam Hanya Direhabilitasi

Terbukti Pakai Narkoba, Ketua DPD PSI Kota Batam Hanya Direhabilitasi

Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba.

Batam, Batamnews - Susanto, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Batam, ditangkap polisi pada Kamis malam, 6 Juni 2024, karena kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu. Penangkapan ini juga menyertakan dua rekannya, SN dan KH.

Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba, menyatakan bahwa dari tangan Susanto dan rekan-rekannya, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 0,52 gram. 

"Berdasarkan barang bukti dan SEMA Mahkamah Agung, terhadap tersangka dilakukan asesmen terlebih dahulu untuk menentukan langkah selanjutnya," terang Tigor.

Baca juga: Ketua DPW PSI Kepri: Keberadaan Susanto Masih Misterius Usai Viral Penangkapan Terkait Kasus Narkoba

Hasil asesmen yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam dan BNN Kepri menunjukkan bahwa Susanto dan kedua rekannya hanya sebagai pengguna. Berdasarkan hasil tersebut, mereka direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi rawat inap selama 6 bulan di Loka Rehabilitasi BNN Batam.

"Jadi ada disitu lengkap, dari pihak kejaksaan baru penyidik Polresta Barelang dalam keputusan asesmen ini," jelas Tigor lebih lanjut.

Tigor juga mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Susanto telah menggunakan narkoba sejak tahun 2011. Ia pernah mencoba berbagai jenis narkoba, termasuk H5, ekstasi, dan sabu. Namun, berdasarkan pemeriksaan, Susanto tidak terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba. 

Baca juga: DPW Partai PSI Kepri Ambil Sikap Terkait Dugaan Ketua DPC PSI Batam Ditangkap Kasus Narkoba, Anto Duha: Jika Terbukti, Saya Akan Pecat

"Tersangka S membeli sabu dari teman untuk dipakai sendiri, hanya sebagai pengguna saja" tambah Tigor.

Penangkapan Susanto, yang merupakan petinggi partai PSI di Kota Batam, sempat menghebohkan masyarakat beberapa hari lalu. Polresta Barelang melakukan penyelidikan selama 3 hari sebelum memutuskan untuk merehabilitasi Susanto.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews