Cerita Saksi yang Selamatkan Wanita Nekat Hendak Terjun di Jembatan Barelang
Petugas Ditpam saat memujuk wanita yang nekat hendak terjun dari jembatan Barelang. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Sebuah kejadian mengharukan terjadi di tepian Jembatan Barelang, Batam, pada Selasa, 4 Mei 2024, sekitar pukul 23.00 WIB. Seorang wanita bersama anaknya yang masih balita tampak terisak-isak berhasil menyita perhatian dan empati warga yang melintas.
“Tangisannya terdengar sampai ke seberang,” ujar Wicaksono, saksi mata di lokasi kepada batamnews.co.id.
Ia kemudian mendekati. Pada saat itu wanita bersama anaknya baru turun dari ojek online sembari terus menangis. Driver ojek itu sempat menunggui, belakangan dia pergi karena ada pelanggan lain.
“Ada 30 menitan dia menunggui karena curiga, terakhir nitip ke saya supaya diawasi,” ujar dia.
Baca juga: Petugas Ditpam BP Batam Gagalkan Upaya Ibu Bawa Balita Diduga Hendak Terjun di Jembatan Barelang
Ia sempat mendekat dan bertanya. Saat itu wanita tersebut bercerita diduga persoalan rumah tangga. Wanita itu sempat berniat nekat. Wicaksono kemudian berinisiatif memberitahu petugas. Ia kemudian diselamatkan ke Pos Ditpam Jembatan Barelang.
Sementara, Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, wanita tersebut berinisial NA yang merupakan warga Sagulung yang saat itu sedang duduk dipinggir Jembatan bersama seorang anak perempuan berumur 5 tahun.
"Saat itu ada warga yang melihat wanita dipinggir jembatan itu, lalu ditanya sama warga tersebut, Ibu mau ngapain disini ? Lalu wanita itu menjawab saya ingin melompat," jelas Iptu Donald kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi, Rabu, 5 Juni 2024.
Setelah mendapatkan jawaban dari wanita tersebut, lalu petugas Ditpam BP Batam bersama personel Polsek Sagulung membawa wanita dan anaknya ke Mapolsek Sagulung guna untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Baca juga: Warga Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Seorang Wanita di Jembatan 3 Barelang
"Setelah kita tenangkan lalu kita minta keterangan terhadap korban, dan korban mengatakan motif ia ingin melompat itu karena ada permasalahan keluarga," ungkap Iptu Donald.
Lanjutnya, setelah mengetahui permasalahan yang dialami wanita tersebut, pihak Kepolisian langsung melakukan pemanggilan terhadap suami dan keluarga korban guna mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi.
"Saat ini kita sudah mempertemukan korban dengan suami dan keluarganya untuk mencari solusi guna penyelesaian masalahnya itu. Kami juga telah memberikan nasehat agar jika ada masalah untuk segera diselesaikan, jangan langsung ke jembatan 1," ucapnya.
Ia juga berharap, kepada masyarakat Batam khususnya yang berada di wilayah hukum Polsek Sagulung jika ada permasalahan bisa untuk langsung datang ke pihak Kepolisian.
"Jika ada masalah bisa langsung datang ke kantor Polisi, kami siap melayani masyarakat. Saya juga mengimbau, untuk masyarakat selalu taat beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena manusia yang dekat sama Tuhan pasti dapat jalan keluarnya," imbau Kapolsek Sagulung.
(CR1)

Komentar Via Facebook :