Penemuan Mayat di Pinggir Jalan Mata Kucing Batam Diduga Korban Kecelakaan
Tampak petugas Ambulance mengevakuasi jasad laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di hutan Kawasan Mata Kucing, Sekupang, Kota Batam, Selasa (04/06/2024) sore. (sumber: hasil tangkapan layar video batamnews.co.id)
Batam, Batamnews - Sesosok mayat ditemukan di hutan kawasan Mata Kucing, Sekupang, Batam pada Selasa, 4 Juni 2025 sore sekitar pukul 16.00 WIB. Penemuan mayat tersebut membuat geger warga yang melintas di jalan raya.
Arus lalu lintas pun terpantau padat dengan banyak pengendara yang berhenti di tepi jalan untuk menyaksikan evakuasi mayat oleh petugas.
Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean menjelaskan kronologi sementara peristiwa tersebut.
Baca juga: Breaking News: Pengendara di Jalan Mata Kucing Digegerkan oleh Penemuan Mayat Laki-laki di Hutan
"Dari posisi kendaraannya, ada lubang dan masuk ke parit didekat situ. Karena memang setiap menit ada kendaraan yang lewat. Ini sementara merupakan kecelakaan tunggal," ujarnya.
Viktor menambahkan bahwa ada juga masyarakat yang mengatakan karena sakit jantung dan sedang mencari informasi benar atau tidak.
"Katanya ada sakit jantung, Tapi itu medis yang menentukan. Sementara ini masih kecelakaan tunggal karena tidak nampak adanya pecahan-pecahan lain di situ," sebut Kanit.
Baca juga: Warga Geger, Bayi Ditemukan Terbungkus dalam Kantong Plastik di Selokan Jalan Pramuka
Lokasi kejadian berada di Jalan Diponegoro, Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Kendaraan yang digunakan adalah Honda Beat Street warna hitam dengan nomor polisi BP 4450 CA, dikendarai oleh korban berinisial MM.
"Kronologinya sementara, dari Sei Harapan, jadi dekat kolam pancing itu ada semacam parit, kena lubang atau apa, begitulah dia masuk ke situ. Dia mengalami luka lecet pada wajah, luka lecet sebelah tangan bagian kanan dan kiri pada kaki sebelah kanan, terus helmnya mengalami benturan kepala," jelas Viktor.
Saat ini, korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Embung Fatimah. Keluarga korban juga sudah berada di rumah sakit untuk mendampingi proses penanganan lebih lanjut.

Komentar Via Facebook :