Kreativitas Dedi di Batam, Transformasi Ban Bekas Menjadi Furnitur Berkualitas

Kreativitas Dedi di Batam, Transformasi Ban Bekas Menjadi Furnitur Berkualitas

Barang bekas yang diolah Dedi menjadi bahan berkualitas. (Foto: Aisyah/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Dedi, seorang pemuda berusia 30 tahun dari Batam Center, Batam, berhasil mengubah pandangan masyarakat terhadap barang bekas. Dengan kreativitas tinggi, ia mengubah ban mobil dan motor bekas menjadi kursi dan meja yang tidak hanya berkelas tetapi juga memiliki nilai jual tinggi. 

Dimulai sebagai hobi delapan tahun lalu, kini usahanya telah berkembang menjadi lebih produktif. Awalnya, Dedi hanya iseng mengolah ban bekas yang seringkali hanya dibuang. Namun, setelah melihat potensi dari hasil karyanya, ia mulai serius untuk mengembangkan usaha ini. 

"Saya pernah bekerja membuat kerajinan dari ban bekas, dan dari situlah saya terinspirasi untuk membuatnya sendiri," ungkap Dedi.

Baca juga: Cerita Soni, Banting Setir dari Sopir Jadi Penjual Es Pernah Sayang di Batam

Proses pembuatan furnitur dari ban bekas ini tidak sederhana. Dedi memulai dengan membelah ban menjadi beberapa bagian. Kemudian, bagian dalam ban dilapisi busa untuk menambah kenyamanan saat digunakan sebagai sandaran kursi. Tak hanya itu, proses finishing juga diaplikasikan untuk memberikan tampilan yang menarik dan estetis.

Dedi membeli ban bekas dari berbagai bengkel dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp.7.000 per ban. Produk jadi seperti kursi dan meja ini kemudian dijual secara online, menarik minat banyak pembeli, terutama dari pemilik kafe, restoran, atau mereka yang mengusung konsep desain interior industrial. 

Harga satu set kursi dan meja buatannya dibanderol mulai dari Rp700.000 hingga Rp800.000, tergantung tingkat kerumitan dan ukuran produk. Sistem produksi yang diterapkan Dedi adalah made-to-order, artinya ia hanya membuat kursi dan meja berdasarkan pesanan yang masuk. 

Baca juga: Aneh! Kepala BKPSDM Bintan Tak Tahu Status Mantan Supir Apri sebagai Pegawai Honorer

"Di sini kita membuat kursi dan mejanya ketika mendapat pesanan dari orang-orang, baru kursi dan mejanya kita buat dan nggak ada stok," jelas Dedi.

Kesuksesan Dedi tidak hanya membawa perubahan dalam hidupnya tetapi juga menginspirasi rekan-rekannya untuk terjun ke dalam dunia daur ulang. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan tetapi juga berkontribusi pada pengurangan sampah, membawa dampak positif bagi lingkungan.

Kisah Dedi membuktikan bahwa dengan kreativitas dan ketekunan, barang yang tampaknya tidak berguna bisa diubah menjadi sesuatu yang bernilai tinggi dan estetis, membuka peluang usaha baru di tengah tuntutan pelestarian lingkungan.

Penulis: Aisyah

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :