AirAsia Hilang

9 Jasad Ditemukan, Kabasarnas: Tak Akan Kita Biarkan Saudara Kita di Bawah Air

Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo. (foto:liputan6)


Surabaya - Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo menyatakan korban pesawat AirAsia QZ8501 yang berhasil dievakuasi hingga pukul 18.38 WIB, Kamis (1/1/2014) berjumlah 9 jenazah.

"Sampai detik ini yang sudah dipastikan jumlahnya, semuanya ada 9 orang. Dari 9 itu posisinya, 6 sudah di RS Bhayangkara Surabaya, 2 jenazah di Pangkalan Bun, dan rencana malam ini akan diberangkatkan ke Surabaya, 1 jenazah yang sudah dikonfirmasi ada di KRI Yos Sudarso," kata Sulistyo di kantor Basarnas, Jakarta, Kamis (1/1/2015) malam.

Sulistyo menambahkan, 3 jenazah yang di masih Pangkalan Bun maupun di KRI Yos Sudarso semua berjenis kelamin perempuan. Selain mengevakuasi jenazah, tim juga menemukan sejumlah barang yang diduga dari pesawat QZ8501.

"Sampai detik ini yang confirmed adalah untuk penemuan barang dan benda adalah 2 tas hitam, 2 koper abu-abu. Penemuan barang adalah potongan tangga, dan tabung selam, dan serpihan logam, " ujar dia.

Sementara itu tim DVI Polda Jawa Timur saat ini telah berhasil mengidentifikasi satu jenazah berjenis kelamin wanita. Jenazah tersebut atas nama Hayati Lutfiah Hamid. Pihak AirAsia pun telah menyerahkan jenazah Hayati ke pihak keluarga setelah menerima dari Polda Jatim.

Sedangkan 4 jenazah lainnya yang baru tiba di RS Bhayangkara Surabaya adalah berjenis kelamin 2 wanita dan 2 laki. Keempat jenazah itu masih dalam proses identifikasi.

Hingga saat ini tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian jenazah pesawat AirAsia QZ8501. Badan SAR Nasional (Basarnas) menegaskan tidak akan membiarkan jenazah berada di bawah air dan akan berusaha terus melakukan pencarian.

"Tidak akan kita membiarkan saudara-saudara kita di bawah air," ujar Soelistyo.

Meskipun jenazah berada di kedalaman 25 hingga 30 meter, Basarnas tetap akan melakukan evakuasi terhadap jenazah penumpang AirAsia QZ8501.

"Di dalam bangkai pesawat kalau kita ketahui dan kita pastikan di kedalaman 25 sampai 30 meter kita akan tetap lakukan upaya-upaya evakuasi jenazah," jelasnya.

"Apapun kondisi jenazahnya," sambungnya.

Pada pencarian hari ini, ada 3 jenazah yang berhasil ditemukan sehingga total jenazah yang ditemukan sebanyak 9 orang.

Selain itu tim SAR juga mengevakuasi serpihan-serpihan yang merupakan bagian pesawat AirAsia. Serpihan-serpihan ini dievakuasi di Laut Jawa oleh 2 Kapal AL Diraja Malaysia, KD Lekir dan KD Pahang.