Penjual Pisang Molen di Bengkong Raup Omzet Fantastis Hingga 1 Juta Rupiah per Hari!

Penjual Pisang Molen di Bengkong Raup Omzet Fantastis Hingga 1 Juta Rupiah per Hari!

Lapak pisang molen Pak Andika. (Foto: Juwita/Batamnews)

Batam, Batamnews - Di tengah keramaian pasar Bengkong, terdapat sebuah gerobak yang selalu ramai dikunjungi pembeli. Gerobak itu milik Pak Andika, penjual Pisang Molen yang sukses meraih omzet hingga 1 juta rupiah per hari. 

Jajanan tradisional yang terbuat dari pisang dibalut kulit yang krispi ini memang tidak pernah kehilangan penggemar, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pak Andika yang berusia 35 tahun, berawal dari merantau dari Kalimantan ke Batam. Sebelum menjadi pedagang Pisang Molen, ia sempat bekerja di sebuah toko sembako di Perumahan Pondok Indah, Batam Center. 

Baca juga: Es Coklat Segar, Oasis Kesegaran di Tengah Gelombang Panas Bengkong

Keputusannya untuk beralih profesi terbukti membawa perubahan besar dalam hidupnya. "Saya merasa lebih puas dan bahagia menjalani bisnis ini," ungkap Andika kepada Batamnews.

Menjual tiga varian Pisang Molen, yaitu Pisang Tanduk, Pisang Kapok, dan yang paling laris, Pisang Madu, Andika menetapkan harga 15.000 rupiah untuk porsi kecil dan 20.000 rupiah untuk porsi besar. 

Namun, perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Andika mengakui ada pasang surut yang dihadapi, mulai dari sepinya pembeli hingga masalah dengan kualitas uang yang diterima. "Kadang saya harus mengurangi sedikit porsi saat harga bahan naik, agar pelanggan tidak kecewa," tambahnya.

Baca juga: Simpan Kue Lebaran dengan Tepat, Nikmati Lezatnya Lebih Lama

Omzet normal gerobak Andika berkisar 500.000 rupiah per hari, tetapi saat musim ramai, angka ini bisa melonjak hingga 900.000 hingga 1.000.000 rupiah. Keberhasilan ini menumbuhkan harapan bagi Andika untuk terus mengembangkan bisnisnya.

Andika optimis bahwa dengan kualitas dan kelezatan yang konsisten, lebih banyak lagi orang yang akan terpikat dengan Pisang Molen buatannya. Kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya membawa keuntungan finansial tetapi juga membawa kebahagiaan bagi para penikmat kuliner khas nusantara.

Penulis: Juwita Lasmaria Sinaga


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews