Wanita Asal Jakarta Tertangkap Bawa 10.027 Butir Pil Ekstasi di Pelabuhan SBP Tanjungpinang

Wanita Asal Jakarta Tertangkap Bawa 10.027 Butir Pil Ekstasi di Pelabuhan SBP Tanjungpinang

Petugas Bea dan Cukai berhasil mengamankan 10.027 butir pil ekstasi yang dicampur dengan kacang almond pada seorang penumpang perempuan di Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Tanjungpinang, Batamnews - Pada Selasa (26/9/2023), sebuah konferensi pers yang digelar di Kantor Bea dan Cukai TMP B Tanjungpinang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika yang mengejutkan.

Kasus ini terungkap setelah petugas Bea dan Cukai berhasil mengamankan 10.027 butir pil ekstasi yang dicampur dengan kacang almond pada seorang penumpang perempuan di Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Konferensi pers ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kepala Kanwil Bea dan Cukai Provinsi Kepri, Kapolresta Tanjungpinang, Kajari Tanjungpinang, dan berbagai pihak terkait lainnya. Mereka menekankan pentingnya kerjasama dan sinergitas antar lembaga dalam mengungkap kasus ini.

Baca juga: Operasi Pekat Seligi 2023: Polres Karimun Tangkap Dua Pelaku Narkoba

Kronologisnya dimulai pada hari Minggu, tanggal 17 September 2023, ketika petugas Bea Cukai melakukan pengawasan terhadap barang penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Saat proses pemeriksaan menggunakan mesin X-ray, mereka mendeteksi paket mencurigakan di dalam plastik makanan yang dibawa oleh seorang penumpang perempuan berinisial AT. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan 10.027 butir pil ekstasi yang dicampur dengan kacang almond.

“Berdasarkan hasil identifikasi awal, pil tersebut diduga adalah ekstasi. Tim penindakan Bea Cukai Tanjungpinang segera berkoordinasi dengan Polresta Tanjungpinang untuk menangani barang bukti dan penumpang yang bersangkutan," ujar Kepala Kantor Bea Cukai TMP B Tanjungpinang, Tri Hartana.

Baca juga: Lingga Darurat Narkoba: Pelakunya di Kalangan Pemerintah, Bupati Jangan Hanya Statmen Belaka

Kapolresta Tanjungpinang, Kombespol H. Ompusunggu, menekankan pentingnya sinergi antar stakeholder dalam memerangi peredaran narkotika di Indonesia, terutama di kota ini.

Temuan barang bawaan penumpang yang diduga narkotika, seperti ekstasi, menunjukkan perlunya tetap waspada terhadap upaya jaringan internasional dalam peredaran narkotika melalui kota tersebut.

“Selanjutnya dalam waktu dekat, kami akan melaksanakan pemusnahan barang bukti berupa pil ekstasi ini,” kata Kapolresta.

Tersangka AT, seorang Pengurus Rumah Tangga berusia 32 tahun, tinggal di Jakarta Utara. Barang bukti yang disita termasuk pil ekstasi sebanyak 10.027 butir, kacang almond, paspor, dan beberapa unit handphone.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews