Sejarah dan Keunikan Arsitektur Masjid Agung Batam yang Tinggal Kenangan

Sejarah dan Keunikan Arsitektur Masjid Agung Batam yang Tinggal Kenangan

Masjid Agung Batam Centre yang tengah direvitalisasi (Foto: Batamnews)

Zuhri Muhammad

Batam, Batamnews - Masjid Agung Batam merupakan salah satu masjid yang unik dan menjadi daya tarik pariwisata di Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. Masjid ini memiliki beberapa keunikan dalam arsitektur dan desainnya yang membedakannya dengan masjid-masjid lain di Indonesia.

Namun saat ini masjid tersebut masih dalam tahan revitalisasi besar-besaran. Bentuk atap limasnya kemungkinan akan diganti total. Rencananya pada akhir Desember 2023 pengerjaan sudah harus kelar. 

Lokasi Masjid Agung Batam terletak di Jalan Engku Putri, Kota Batam, dan berada di kawasan Batam Center yang merupakan pusat pemerintahan kota Batam. Letaknya cukup strategis, bersebelahan dengan alun-alun dan hanya berjarak sekitar 20 menit dari Bandara Hang Nadim, sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan yang berkunjung ke Batam.

Arsitektur Masjid Agung Batam memiliki arsitektur yang sangat unik. Komplek Masjid Raya Batam (MRB) berdiri di atas lahan seluas 75.000 meter persegi, dan dengan demikian menjadikan MRB sebagai masjid terluas dan terbesar di Batam. Masjid ini memiliki kapasitas untuk menampung 3.500 jamaah, namun jika masjid penuh, halaman dan bagian luar masjid pun bisa digunakan untuk menampung jamaah dengan kapasitas sampai 15.000 jamaah.

Masjid mulai dibangun pada tahun 1999 dan rampung pada tahun 2001. Arsitek ternama Indonesia, Achmad Noeman, merancang masjid ini. Achmad Noeman juga pernah merancang Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kota Bandung.

Atap Limas Keunikan pertama dari Masjid Agung Batam adalah atap limasnya yang berbentuk segi empat atau seperti piramida. Bentuk limas sama sisi (teriris tiga bagian) dipilih dengan pertimbangan bahwa bentuk atap yang cocok untuk denah bangunan bujur sangkar, mempunyai persepsi vertikalisme menuju satu titik di atas sebagai simbol hubungan antara manusia dan Tuhan (habluminallah). Sedangkan irisan tiga bagian merupakan simbol perjalanan hidup manusia (sebagai hamba Allah) dalam tiga alam yaitu alam rahim, alam dunia, dan alam akhirat.

Ruang Salat Keunikan kedua dari Masjid Agung Batam adalah ruang salatnya yang berupa pelataran halaman utama masjid. Halaman tersebut karena pertimbangan topografis dan arsitektural letaknya lebih tinggi dari jalan masuk. Plaza salat dibuat sebagai perluasan ruang masjid jika jumlah jamaah melebihi kapasitas atau pada saat salat Idul Fitri dan Idul Adha yang biasanya diselenggarakan di lapangan terbuka.

Garis-garis shaf yang akan mengarahkan jamaah salat dengan berbaris lurus menghadap kiblat telah ditentukan. Plaza ini terdiri dari dua tingkatan yaitu plaza bawah dan plaza atas. Hal ini untuk memberikan kesempatan pada pengunjung untuk beristirahat sejenak sebelum naik lagi menuju masjid.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :